Rihanna Resmi Dinobatkan jadi Miliarder dengan Kekayaan Bersih Rp 24,4 Triliun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya busana Rihanna saat tiba di bandara JFK, New York, Amerika Serikat, pada 16 Januari 2020. justjared.com

    Gaya busana Rihanna saat tiba di bandara JFK, New York, Amerika Serikat, pada 16 Januari 2020. justjared.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Musisi Rihanna resmi mendapat gelar terbarunya sebagai miliarder dengan kekayaan bersih yang ditaksir senilai US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 24,4 triliun (asumsi kurs Rp 14.344 per dolar AS).

    Kekayaan bersih yang diperoleh Rihanna resmi menjadikan dirinya sebagai musisi wanita terkaya di dunia oleh Forbes. Rihanna juga berhasil masuk ke dalam daftar Forbes richest female entertainer kedua di belakang Oprah. 

    Editor Forbes Kerry Dolan, mengatakan kepada GMA, mayoritas nilai kekayaan bersih wanita berusia 33 tahun itu bukan dari menyanyi, tetapi melainkan dari usahanya di bidang kosmetik dan pakaian dalam.

    Bisnis kecantikannya dengan nama Fenty Beauty juga diakui oleh Majalah Time sebagai salah satu penemuan terbesar pada tahun 2017. Kosmetik ini menawarkan 40 warna untuk semua rentang kulit, dimana pada saat peluncurannya berbagai kosmetik merek lain tidak menawarkan warna sebanyak Fenty.

    Dalam pemasarannya, Rihanna menawarkan kualitas, harga serta inklusivitasnya. Ia juga menyalurkan empati dan emosionalitas atas pengalaman bullying yang pernah dialaminya.

    Hal-hal itu yang membuat tak sedikit wanita merasa terwakili dan Rihanna berhasil membidik pasarnya sehingga Fenty Beauty bisa meraup sukses. Fenty Beauty, yang merupakan perusahaan patungan 50-50 dengan konglomerat barang mewah Prancis LVMH yang dijalankan oleh orang terkaya kedua di dunia yakni Bernard Arnault. Produk ini juga tersedia secara online dan di toko Sephora, yang juga dimiliki oleh LVMH.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.