Mulai 1 Agustus, Pengajuan Dokumen Manifes Harus Cantumkan NPWP

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021. Rapat tersebut membahas pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, JakartaPengajuan dokumen rencana kedatangan sarana pengangkut (RKSP) dan manifes kedatangan sarana pengangkut atau inward manifest oleh pengangkut wajib mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) penerima atau consignee 

"Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kepatuhan perpajakan atas transaksi kepabeanan," dikutip dalam keterangan resmi oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Minggu, 1 Agustus 2021.

Perusahaan sarana pengangkut turut diwajibkan mencantumkan NPWP pengirim atau shipper dalam pengajuan manifes keberangkatan sarana pengangkut atau outward manifest.

Kebijakan ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 158/PMK.04/2017 j.o 97/PMK.04/2020 serta Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (Perdirjen) nomor PER-11/BC/2020.

Kemenkeu menjelaskan maksud diberlakukannya ketentuan ini di antaranya untuk menghindari penipuan atau penggunaan identitas penerima barang tanpa izin pada inward manifest.

Kemudian juga untuk mewujudkan tertib administrasi perpajakan atas transaksi kepabeanan baik impor maupun ekspor serta sebagai validasi dan bukti rekonsiliasi ke Direktorat Jenderal Pajak untuk outward manifest.

Dengan pencantuman NPWP ini maka pengguna jasa akan mendapat notifikasi barang apabila sudah tiba sekaligus dapat melakukan entry PIB dengan menarik data manifes menggunakan referensi NPWP.

Identitas lain yang disertakan dalam pengajuan dokumen jika tidak memiliki NPWP yaitu berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) consignee/shipper WNI, Nomor Paspor consignee/shipper yang bukan WNI, atau identitas lain sesuai ketentuan PER-11/BC/2020.






Ekonomi Indonesia Tahan Badai: Kenali Analisis Fundamental dan Cara Melakukannya

2 jam lalu

Ekonomi Indonesia Tahan Badai: Kenali Analisis Fundamental dan Cara Melakukannya

Mengutip laman Kemenkeu, fundamental ekonomi Indonesia adalah segala hal yang mendasar dan menjadi elemen yang penting dalam roda kegiatan ekonomi


Inflasi Januari 2023 Tercatat 5,28 Persen, Kemenkeu: Tren Menurun Perlahan

8 jam lalu

Inflasi Januari 2023 Tercatat 5,28 Persen, Kemenkeu: Tren Menurun Perlahan

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan inflasi Januari 2023 tercatat sebesar 5,28 persen (year on year/ YoY).


Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

13 jam lalu

Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Koperasi simpan pinjam Indosurya menjadi kasus terbesar dalam sejarah Indonesia.


Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

13 jam lalu

Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

Seorang mahasiswa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi tersangka pembuat satu di antara file aplikasi yang sedang meresahkan di medsos.


9 TKW Korban Wowon Serial Killer Bikin Grup Facebook: 2 Tewas Dibunuh, Satu Hilang

14 jam lalu

9 TKW Korban Wowon Serial Killer Bikin Grup Facebook: 2 Tewas Dibunuh, Satu Hilang

Sembilan TKW yang jadi sasaran penipuan Wowon serial killer membuat grup percakapan di Facebook. Dua dibunuh dan satu lagi hilang tak ada kabarnya.


Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 13.000 Jadi Rp 1,042 Juta per Gram

14 jam lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 13.000 Jadi Rp 1,042 Juta per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. atau Antam pada Kamis pagi, 2 Februari 2023 naik Rp 13.000 menjadi Rp 1.042.000 per gram.


Sri Mulyani Ingat Orang Tuanya Saat Jadi Pembicara di STKIP PGRI Sumenep

14 jam lalu

Sri Mulyani Ingat Orang Tuanya Saat Jadi Pembicara di STKIP PGRI Sumenep

Sri Mulyani Indrawati mengingat kedua orang tuanya saat mengisi kuliah umum di STKIP PGRI Sumenep, Jawa Timur.


Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

1 hari lalu

Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

Wowon Erawan alias Aki atau Wowon serial killer, 60 tahun, tersangka kasus pembunuhan berantai ternyata sering menebar teror kepada korbannya.


Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

1 hari lalu

Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

Polisi mengidentifikasi satu korban Wowon serial killer masih bekerja di Libya, dalam kondisi sehat. Para TKW jadi korban penipuan penggandaan uang.


Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

1 hari lalu

Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

Hana, nama TKW itu, mengaku tertipu hingga Rp100 juta oleh komplotan Wowon serial killer dengan modus penggandaan uang berkedok investasi.