Stok Aman, Luhut Targetkan Vaksinasi 2 Juta Dosis per Hari

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugs menyiapkan vaksin untuk Vaksinasi Covid-19 warga  di Puskesmas Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta, Kamis 29 Juli 2021. Dosis satu sudah 7.050.648, dosis kedua sudah 2.221.866 atau 25,2 persen. Total kedua dosis sudah mencapai 9.973.836 dosis. TEMPO/Subekti.

    Petugs menyiapkan vaksin untuk Vaksinasi Covid-19 warga di Puskesmas Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta, Kamis 29 Juli 2021. Dosis satu sudah 7.050.648, dosis kedua sudah 2.221.866 atau 25,2 persen. Total kedua dosis sudah mencapai 9.973.836 dosis. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan kejar target vaksinasi Covid-19 sebanyak 2 juta dosis per hari mulai Agustus 2021.

    “Dengan target stok vaksin bulan depan yang harus tersedia sebanyak 50 juta dosis, saya kira target 2 juta suntikan vaksin per harinya bisa tercapai pada awal Agustus ini,” kata Luhut dalam Instagram resminya pada Kamis, 29 Juli 2021.

    Selain vaksinasi, Luhut terus menggalakkan Testing, Tracing, dan Treatment alias 3T hingga minimal delapan orang yang memiliki kontak erat dengan penderita covid-19. “Saya sampaikan kepada seluruh K/L terkait bahwa kita harus menggalakkan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) hingga minimal ke delapan orang yang memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19,” katanya.

    Untuk mekanisme penambahan pada 3 T ini, Luhut mengatakan harus dilakukan secara kombinasi, yakni digital dan lapangan yang hasilnya akan terintegrasi dalam sebuah sistem. Dengan penambahan kapasitas testing dan tracing ini diperkirakan akan terjadi lonjakan jumlah kasus harian.

    Luhut juga mengatakan pasien yang terkonfirmasi positif dan kontak erat akan dibawa ke tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan lengkap dengan fasilitasnya. Fasilitas tersebut yaitu 49.000 bed isolation, oksigen, obat-obatan, dan perawatan penunjang lainnya sesuai standar WHO.

    Pemerintah, kata Luhut, terus berupaya meningkatkan kapasitas 3T. Ia juga meminta partisipasi masyarakat dengan cara mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

    “Jika saat ini kami yang duduk di pemerintahan sedang mengejar pelaksanaan 3T, saya berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa membantu kami dengan lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi agar kehidupan dan aktivitas kita bisa normal kembali seperti sedia kala,” katanya.

    Baca Juga: Jokowi Minta Menteri Mati-matian Tekan Angka Kematian Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.