Terdampak Ramadan dan Idul Fitri, BPS Catat Inflasi Mei 2021 Sebesar 0,32 Persen

Reporter

Ilustrasi Inflasi. kemenkeu.co.id

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik mencatat laju inflasi pada Mei 2021 sebesar 0,32 persen. Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat 0,13 persen.

"Kenaikan di Mei akibat adanya puasa dan hari raya ini terasa sekali meningkatkan harga dan inflasi di Mei," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi video, Rabu, 2 Juni 2021.

Setianto mengatakan kenaikan permintaan sangat terasa, terutama pada komoditas bahan pangan untuk kebutuhan bulan puasa dan Lebaran. Andil inflasi tertinggi antara lain disumbang daging ayam ras dan tarif angkutan udara sebesar 0,04 persen. Sementara itu komoditas jeruk dan daging sapi berandil 0,02 persen.

"Ada juga komoditas minyak goreng, emas perhiasan, dan angkutan antar kota. Beberapa komoditas lain juga mengalami inflasi dengan andil 0,01 persen, misalnya nasi dengan lauk, tarif parkir, ayam hidup, kelapa, kereta api, hingga kentang," tutur Setianto.

Adapun komoditas yang mengalami deflasi, kata Setianto, antara lain cabai merah 0,07 persen, cabai rawit 0,05 persen. "Dengan demikian, inflasi tahun kalender 0,90 persen dan inflasi tahun ke tahun 1,68 persen."

Dari 90 kota yang diamati BPS, Setianto mengatakan sebanyak 78 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Manokwari sebesar 1,82 persen.

Inflasi di kota tersebut disumbang tarif angkutan udaram bayam, cakalang, ikan ekor kuning, hingga kangkung. Adapun inflasi terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen.

Selain inflasi, kota dengan deflasi tertinggi adalah Timika sebesar 0,83 persen. Adapun deflasi terendah terjadi di Palembang sebesar 0,02 persen.

CAESAR AKBAR

Baca juga: Bank Indonesia Perkirakan Inflasi 0,33 Persen pada Mei 2021






Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

3 menit lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

1 jam lalu

Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

Untuk menjaga aliran dana atau cashflow saat resesi terjadi, Aidil mewanti-wanti masyarakat untuk menekan konsumsinya.


Redam Resesi Tahun Depan, Ini Saran Pengusaha untuk Pemerintahan Jokowi

3 jam lalu

Redam Resesi Tahun Depan, Ini Saran Pengusaha untuk Pemerintahan Jokowi

Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo meminta pemerintah fokus menjaga daya beli masyarakat dan menaikkan nilai tambah atau hilirisasi produk ekspor


Luhut Bilang Pakar Ekonomi AS Puji Perekonomian Indonesia: Akibat Leadership Jokowi

8 jam lalu

Luhut Bilang Pakar Ekonomi AS Puji Perekonomian Indonesia: Akibat Leadership Jokowi

Saat berkunjung ke Amerika Serikat, Menteri Luhut bercerita banyak pakar ekonomi yang memberikan apresiasi terhadap kondisi ekonomi Indonesia.


Omzet Penjualan Pasar Murah Kota Bandung Rp 408 Juta, Elpiji 3 Kg Dijual Rp 16 Ribu

21 jam lalu

Omzet Penjualan Pasar Murah Kota Bandung Rp 408 Juta, Elpiji 3 Kg Dijual Rp 16 Ribu

Angka penjualan selama pasar murah di 12 titik dan 4 hari di Kota Bandung mencapai Rp 408 juta. Elpiji 3 kilogram juga ikut dijual.


Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia secara bersamaan berpotensi menimbulkan resesi.


Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

Sri Mulyani mengatakan ada juga 15 kota yang mendapat DID atas kerja keras melawan inflasi.


APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

1 hari lalu

APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

Sri Mulyani menjelaskan, surplus ini disebabkan pendapatan negara yang mencapai Rp 1.764,4 triliun atau naik 49,8 persen.


Harga Kimchi Naik Dampak Perubahan Cuaca

1 hari lalu

Harga Kimchi Naik Dampak Perubahan Cuaca

Harga kimchi di Korea Selatan dampak dari gelombang panas yang ekstrim dan intensitas hujan hingga menyebabkan banjir yang menyapu pertanian kol.


Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik untuk Tahan Inflasi, Ini Kata Operator

1 hari lalu

Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik untuk Tahan Inflasi, Ini Kata Operator

Ekonom menilai pemerintah memiliki pertimbangan besar untuk menaikkan tarif angkutan penyeberangan karena ingin menahan laju inflasi.