Hendri Mulya Syam Resmi Diangkat jadi Dirut Baru Telkomsel

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.COJakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk atau PT Telkom dan Singapore Telecommunications Ltd mengangkat Hendri Mulya Syam menjadi Direktur Utama PT Telekomunikasi Seluler atau Telkomsel. Dia menggantikan Setyanto Hantoro yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

    “Mengangkat Hendri Mulya Syam sebagai Direktur Utama menggantikan Setyanto Hantoro,” kata Denny Abidin, Vice President Corporate Communication Telkomsel lewat keterangan tertulis, Jumat, 28 Mei 2021.

    Selain Hendri, juga diangkat Mohamad Ramzy sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel. Mohamad Ramzy menggantikan pejabat sebelumnya, yaitu Leonardus Wahyu Wasono. Sementara, Adiwinahyu Basuki Sigit diangkat menjadi Direktur Sales menggantikan Hendri Mulya Syam.

    Lebih jauh, Denny mengatakan penetapan susunan baru direksi sejalan dengan strategi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital dengan mengembangkan digital trifecta yang meliputi digital connectivity, digital platform dan digital service. “Sekaligus untuk membuka lebih banyak peluang untuk masyarakat melalui penguatan ekosistem digital yang inklusif,” kata dia.

    Dengan penggantian itu, berikut merupakan susunan direksi Telkomsel terbaru:

    Direktur Utama, Hendri Mulya Syam
    Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko, Mohamad Ramzy
    Direktur Sales, Adiwinahyu Basuki Sigit
    Direktur Network, Nugroho
    Direktur Planning & Transformation, Wong Soon Nam
    Direktur Information Technology, Bharat Alva
    Direktur Marketing, Rachel Goh
    Direktur Human Capital Management, R. Muharam Perbawamukti

    Baca: Tanggapan Telkom dan Telkomsel Soal Pemanggilan Pejabatnya Sebagai Saksi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.