Kata BNI Soal Transaksi di ATM Link dengan Logo Bank Lain Dikenai Biaya

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melakukan transaksi di ATM Link di Jakarta, Ahad, 23 Mei 2021. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, mulai 1 Juli 2021 akan mengenakan biaya setiap transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM Link. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga melakukan transaksi di ATM Link di Jakarta, Ahad, 23 Mei 2021. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, mulai 1 Juli 2021 akan mengenakan biaya setiap transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM Link. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memastikan segala kegiatan transaksi seperti cek saldo dan tarik tunai di ATM BNI atau ATM Link berlogo BNI tidak dipungut biaya atau gratis.

    "Contohnya, saya pegang Kartu Debit BNI, kemudian saya cek saldo dan tarik tunai, bahkan transfer sesama BNI di ATM BNI atau ATM Link yang berlogo BNI, itu tidak dipungut biaya sedikitpun," kata Corporate Secretary BNI Mucharom di Jakarta, Rabu, 26 Mei 2021.

    Mucharom mengatakan nasabah BNI baru akan terkena biaya apabila melakukan transaksi di ATM Link, yang memiliki logo selain BNI.

    Sebelumnya, Himbara menetapkan biaya transaksi mulai Juni 2021 untuk cek saldo sebesar Rp 2.500 dan tarik tunai sebesar Rp 4.000 di ATM Link dengan logo bank lain.

    Mucharom mengatakan penetapan biaya ini untuk memberikan layanan yang terbaik dan kompetitif dalam industri perbankan agar kepercayaan nasabah tetap terjaga dalam jangka panjang.

    "Sebagai informasi biaya transaksi di ATM Himbara atau ATM Link masih lebih rendah dari pada biaya transaksi di ATM non-Link. Untuk cek saldo di jaringan non-Link sebesar Rp 4.000, sedangkan tarik tunai Rp 7.500 dan transfer Rp 6.500," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.