Kasus Alat Rapid Test Ilegal di Jawa Tengah, Polisi: Omzet Capai Rp 2,8 Miliar

Kapolda Irjen Pol. Ahmad Luthfi saat gelar perkara peredaran alat tes cepat antigen tanpa izin. ANTARA/Wisnu Adhi

TEMPO.CO, Semarang - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah kemarin membongkar kasus peredaran alat rapid test antigen ilegal. Disebut ilegal karena alat rapid test tersebut tidak memiliki izin edar dari pihak yang berwenang, sehingga diduga palsu dan tidak memenuhi persyaratan.

Kepolisian telah menangkap seorang berinisial SPM berusia 34 tahun dan ditetapkan sebagai tersangka. "Yang merupakan karyawan toko alat kesehatan yang berkantor di Jakarta," kata Kapolda Irjen Pol. Ahmad Luthfi saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Semarang, Rabu, 5 Mei 2021.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka antara lain, 245 boks yang masing-masing berisi 25 unit alat tes cepat antigen merek Clungene dan 121 boks alat rapid test antigen merek Hightop. Selain itu ditemukan 10 boks alat tes cepat antigen jenis saliva dan 5.900 alat stik swab tidak berizin.

Polisi menangkap tersangka setelah sebelumnya menerima informasi mengenai maraknya penjualan alat kesehatan berupa alat rapid test antigen yang tidak berizin. "Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian melakukan undercover buy hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka," ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, tersangka telah memasarkan alat tes cepat antigen ilegal itu di area Jawa Tengah sejak Oktober 2020 hingga Februari 2021. "Pendapatan kotor selama lima bulan yang diterima tersangka mencapai Rp 2,8 miliar," kata Kapolda yang saat konferensi pers didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol. Johanson Ronald Simamora.

Dalam kasus rapid test ilegal ini, tersangka dijerat dengan Pasal 197 dan Pasal 106 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Selain itu tersangka akan dikenakan Pasal 62 UU RI No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

ANTARA

Baca: Buntut Alat Rapid Test Bekas, AP II Evaluasi Kerja Sama dengan Kimia Farma






Daftar 10 Provinsi dengan UMP Terendah, Yogyakarta Tidak Lagi di Peringkat 1

4 hari lalu

Daftar 10 Provinsi dengan UMP Terendah, Yogyakarta Tidak Lagi di Peringkat 1

Peringkat pertama provinsi dengan UMP terendah tidak lagi ditempati Provinsi Yogyakarta. Berikut daftar 10 provinsi dengan UMP terendah.


10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

5 hari lalu

10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

Sejumlah gubernur mengumumkan UMP 2023. Kenaikan tertinggi ada di Sumatera Barat sebesar 9,15 persen dan terendah di Papua Barat sebesar 2,6 persen.


Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen jadi Rp 1,96 Juta

6 hari lalu

Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen jadi Rp 1,96 Juta

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Provinsi atau UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen dibanding tahun 2022.


Sensus Sosial Ekonomi di Jawa Tengah Capai 103,83 Persen

19 hari lalu

Sensus Sosial Ekonomi di Jawa Tengah Capai 103,83 Persen

Sensus atau Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek di Jawa Tengah mencapai 103,83 persen dari target keluarga yang disensus.


5 Gunung Favorit di Pulau Jawa Buat Pendaki Gunung Pemula

22 hari lalu

5 Gunung Favorit di Pulau Jawa Buat Pendaki Gunung Pemula

Di pulau Jawa ada sekitar 40 lebih gunung yang bisa untuk didaki dan beberapa gunung tersebut sangat ramah untuk Anda sebagai pendaki gunung pemula.


Enam Kasus Covid-19 XBB Terdeteksi di Jawa Tengah, Ganjar: Perketat Prokes

24 hari lalu

Enam Kasus Covid-19 XBB Terdeteksi di Jawa Tengah, Ganjar: Perketat Prokes

Temuan tersebut berdasarkan hasil tes whole genome sequencing atau WGS terhadap sampel dari pasien positif Covid-19.


Forum Agama G20 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ketua PBNU: Hidup Rukun

27 hari lalu

Forum Agama G20 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ketua PBNU: Hidup Rukun

Forum Agama G20 atau Forum R20 kembali diadakan di Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Jumat hingga Ahad 4-6 November 2022.


ART Ferdy Sambo hingga Driver Ambulans Akan Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir J

28 hari lalu

ART Ferdy Sambo hingga Driver Ambulans Akan Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir J

Sebagian besar saksi yang akan dihadirkan di sidang pembunuhan Brigadir J adalah orang yang bekerja untuk keluarga Ferdy Sambo


Komplit, Begini Kasus Covid-19 Kembali Naik Dipicu Omicron XBB

28 hari lalu

Komplit, Begini Kasus Covid-19 Kembali Naik Dipicu Omicron XBB

Seiring munculnya suvarian Omicron XBB, terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air kembali naik.


Ini Alasan Tes Antigen Mandiri Tak Dianjurkan pada Anak

32 hari lalu

Ini Alasan Tes Antigen Mandiri Tak Dianjurkan pada Anak

Orang tua diminta membawa anak, terutama di bawah 10 tahun, ke fasilitas kesehatan jika ingin tes antigen dan tidak menyarankan tes mandiri.