Gaet Kredivo, Bukalapak Luncurkan Fitur Paylater Bebas Bunga Tenor untuk 30 Hari

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • bukalapak.com

    bukalapak.com

    TEMPO.CO, JAKARTA - Platform kredit digital Kredivo bersama Bukalapak meluncurkan Bukalapak Paylater, fitur beli sekarang bayar nanti dengan bunga 0 persen khusus untuk pengguna Bukalapak. President BukaFinancial & Digital Bukalapak Victor Lesmana mengatakan Bukalapak melalui inovasi dan teknologi terus berkomitmen dan berupaya untuk menghadirkan keadilan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

    "Fitur Bukalapak Paylater yang didukung oleh Kredivo sebagai pionir paylater di Indonesia membantu kami memberikan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi seluruh pengguna, apalagi fitur ini dilengkapi dengan bebas bunga untuk tenor 30 hari," kata Victor dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Mei 2021.

    Dengan fitur ini, pengguna dapat mengatur cash flow mereka dengan lebih baik dan membantu para pelaku UMKM meningkatkan penjualan terutama di masa pandemi. Dengan begitu, kualitas hidup mereka dapat meningkat sesuai dengan komitmen kami.

    Pengguna yang sudah memiliki akun Bukalapak hanya perlu menambahkan KTP dan mengisi data diri untuk mengaktifkan akun dan menggunakan fitur pay later ini.  Dalam waktu singkat, pengajuan akun akan disetujui, kemudian pengguna akan mendapatkan limit sebesar Rp 500.000 yang bisa digunakan untuk berbelanja di Bukalapak dengan bunga 0 persen untuk pembayaran dalam waktu 30 hari dengan biaya langganan flat yang dikenakan tiap bulannya. 

    VP Business Development Kredivo Krishnadas, mengatakan perseroan sangat bersemangat dengan kolaborasi yang akan dijalankan bersama Bukalapak, salah satu e-commerce terbaik di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan suatu pencapaian baru bagi Kredivo dan Bukalapak

    "Kami berharap fitur Paylater ini dapat membantu meningkatkan bisnis Bukalapak sesuai dengan proyeksi pada tahun ini," kata Krishnadas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.