Sri Mulyani Siapkan Rp 30,6 T untuk THR PNS, Cair Mulai H-10

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik dan mengukuhkan jajaran pejabat baru direktur jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan. Foto Kemenkeu

    Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik dan mengukuhkan jajaran pejabat baru direktur jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan. Foto Kemenkeu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran Rp 30,6 triliun untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) PNS pada 2021 ini. Para PNS pun akan mendapatkan THR lebih cepat dibandingkan karyawan swasta.

    "Dibayar H-10 sampai H-5 (Lebaran), biasanya bertahap," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Kamis, 22 April 2021.

    Sementara karyawan swasta, baru akan mendapat THR H-7 sampai H+1 lebaran. Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang diumumkan pada 13 April 2021.

    Adapun anggaran Rp 30,6 triliun ini terbagi dua. Sebanyak 15,8 triliun untuk PNS pusat dan Rp 14,8 triliun untuk PNS daerah.

    Anggaran ini juga lebih besar dari beberapa tahun sebelumnya. Pada 2020, anggaran THR PNS mencapai Rp 29,3 triliun. Sementara pada 2019 yaitu sebesar Rp 20 triliun.

    Sri Mulyani yakin pembayaran THR ini akan berdampak pada konsumsi saat lebaran nanti. Sebab, kata dia, Rp 30,6 triliun adalah nominal yang cukup besar bila dibandingkan dengan realisasi belanja pemerintah pusat pada kuartal I 2020 yang sebesar Rp 350 triliun. "Apakah memberi dampak positif, pasti," kata dia.

    FAJAR PEBRIANTO

    Baca juga: Asosiasi Pekerja Minta Kemnaker Ketat Awasi Pembayaran THR 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.