Pendapatan Bisnis Logistik Anteraja Sepanjang 2020 Naik 841,99 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kesibukan pekerja menyortir barang pesanan konsumen di Warehouse JD ID, Marunda, Kabupaten Bekasi, Jumat, 11 Desember 2020. Harbolnas terakhir di 2020 jatuh pada Sabtu esok, 12 Desember 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Suasana kesibukan pekerja menyortir barang pesanan konsumen di Warehouse JD ID, Marunda, Kabupaten Bekasi, Jumat, 11 Desember 2020. Harbolnas terakhir di 2020 jatuh pada Sabtu esok, 12 Desember 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta  - PT Adi Sarana Armada Tbk atau ASSA mencatat pendapatan salah satu lini bisnis perusahaan, yakni Anteraja, pada 2020 melonjak mencapai 841,99 persen menjadi Rp 794,72 miliar. Pada 2019, pendapatan bisnis Anteraja hanya Rp 84,37 miliar.

    Anteraja berkontribusi sebesar 24,71 persen terhadap total pendapatan ASSA yang merupakan kontribusi terbesar kedua setelah bisnis rental,” ujar Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto dalam keterangan tertulis, Ahad, 18 April 2021.

    Anteraja merupakan bisnis logistik yang menyediakan layanan end to end dan saat ini bekerja sama dengan marketplace, seperti Tokopedia. Kontribusi Anteraja terhadap bisnis ASSA melonjak lantaran pada tahun sebelumnya porsinya terhadap total pendapatan hanya 3,45 persen.

    Di tengah pandemi Covid-19,Prodjo mengklaim  ASSA mencatatkan peningkatan pendapatan keseluruhan sebesar 30,12 persen secara year on year. Pendapatan perusahaan naik dari Rp 2,33 triliun pada 2019 menjadi Rp 3,04 triliun pada 2020.

    Pertumbuhan pendapatan ASSA selama 2020 didukung oleh peningkatan masing-masing lini bisnis. Lini bisnis lelang tercatat mengalami peningkatan sebesar 21,75 persen, bisnis logistik tumbuh sebesar 22,81 persen, dan bisnis rental tumbuh 1,17 persen.

    Prodjo menjelaskan, tren pasar yang berubah lantaran pandemi Covid-19 membuat perusahaan harus bertransformasi ke ranah digital. “Kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah telah mendukung proses digitalisasi dalam segala aspek kehidupan termasuk kebutuhan untuk transportasi dan logistik,” katanya.

    BACA: Selama Pandemi, Volume Pengiriman Logistik Anteraja Naik 150 Persen

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.