Selama Pandemi, Volume Pengiriman Logistik Anteraja Naik 150 Persen

Pekerja menaruh barang pesanan konsumen saat Harbolnas 2018 di Warehouse Lazada, Depok, Rabu, 12 Desember 2018. Harbolnas merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan bersama berbagai e-commerce di Indonesia pada 12 Desember 2018. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Volume pengiriman perusahaan jasa kurir Anteraja hingga pertengahan Oktober 2020 sudah menembus 250.000 parsel per hari atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. 

CEO Anteraja Suyanto mengatakan saat ini Anteraja telah memiliki lebih dari 280 titik serta diperkuat dengan lebih dari 5.000 Satria (kurir Anteraja).

Dia menyebutkan sampai dengan pertengahan Oktober 2020, volume pengiriman Anteraja sudah menembus 250.000 parsel per hari.

“Jumlah ini mengalami peningkatan lebih dari 100 persen dibandingkan sebelum Covid-19 yaitu hanya mencapai 100.000 parcel per hari,” jelasnya melalui siaran pers, Jumat 30 Oktober 2020.

Anteraja sendiri baru mulai beroperasi pada Maret 2019 sehingga peningkatan volume pengiriman ini merupakan suatu pencapaian yang signifikan dan dimungkinkan dengan peran teknologi.

Anteraja merupakan bagian dari perusahaan Triputra Grup dengan layanan yang sudah tersedia lebih dari 90 persen di Indonesia.






Agen Geruduk Kantor Ninja Xpress, Tolak Skema Baru Pemberian Komisi

5 jam lalu

Agen Geruduk Kantor Ninja Xpress, Tolak Skema Baru Pemberian Komisi

Agen menolak skema komisi sekitar 12 persen dari biaya jasa yang dibayarkan oleh marketplace ke Ninja Xpress.


Menakar Potensi Badai PHK di Perusahaan E-Commerce Seusai Terjang Shopee

6 hari lalu

Menakar Potensi Badai PHK di Perusahaan E-Commerce Seusai Terjang Shopee

Mayoritas mantan karyawan Shopee menyampaikan rasa kagetnya karena proses PHK hanya dilakukan dalam 1 malam saja oleh pihak manajemen.


Cerita Mantan Karyawan Shopee: Nyesek, Kenapa Hanya Dikasih Waktu Sehari

7 hari lalu

Cerita Mantan Karyawan Shopee: Nyesek, Kenapa Hanya Dikasih Waktu Sehari

Salah satu mantan karyawan perusahaan teknologi di bidang e-commerce, Shopee Indonesia, menceritakan bagaimana ia mendengar kabar dirinya di-PHK.


Shopee PHK Karyawan, Asosiasi E-Commerce: Trennya Bisa Jadi Begini

7 hari lalu

Shopee PHK Karyawan, Asosiasi E-Commerce: Trennya Bisa Jadi Begini

IdEA memprediksi tren efisiensi perusahaan teknologi di sektor belanja online akan terus berlanjut, seperti yang dilakukan oleh Shopee baru-baru ini.


Shopee PHK Karyawan, Lampu Kuning untuk E-Commerce Lain?

8 hari lalu

Shopee PHK Karyawan, Lampu Kuning untuk E-Commerce Lain?

Shopee Indonesia, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 187 karyawan dari total 6.232 orang karyawan.


6 Fakta tentang Keputusan Shopee Indonesia PHK 187 Karyawan

8 hari lalu

6 Fakta tentang Keputusan Shopee Indonesia PHK 187 Karyawan

Shopee Indonesia mengambil keputusan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap karyawannya.


PHK Pegawai, Shopee Indonesia: Kondisi Ekonomi Global Menuntut Evaluasi Prioritas Bisnis

9 hari lalu

PHK Pegawai, Shopee Indonesia: Kondisi Ekonomi Global Menuntut Evaluasi Prioritas Bisnis

Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengungkapkan kebijakan PHK dengan berat hati harus dilakukan lantaran kondisi ekonomi global saat ini.


Para Bos Induk Shopee Putuskan Tak Ambil Gaji, Ini Sebabnya

11 hari lalu

Para Bos Induk Shopee Putuskan Tak Ambil Gaji, Ini Sebabnya

Jajaran direksi induk Shopee dan Garena, Sea Ltd. memutuskan tak mengambil gaji untuk melindungi perusahaan dari perlambatan ekonomi.


Marak Penipuan Belanja Online, BCA Rilis Asuransi Personal Siber dengan Premi Mulai dari Rp 8.750

17 hari lalu

Marak Penipuan Belanja Online, BCA Rilis Asuransi Personal Siber dengan Premi Mulai dari Rp 8.750

Maraknya penipuan saat belanja online mendorong PT Asuransi Umum BCA merilis produk asuransi Personal Cyber Insurance. Bagaimana sistemnya?


Menteri Teten Minta UMKM Digitalisasi Seluruh Proses Bisnis

21 hari lalu

Menteri Teten Minta UMKM Digitalisasi Seluruh Proses Bisnis

Teten Masduki mengatakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tak ingin hanya didorong masuk ke dalam ekosistem digital.