Coba Mobil Listrik Buatan UKM, Budi Karya: Kita Ingin Bisa Dijual Jumlah Banyak

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengendarai motor listrik saat peluncuran motor listrik untuk kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengendarai motor listrik saat peluncuran motor listrik untuk kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjajal motor listrik buatan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam negeri di lapangan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Minggu 18 April 2021. 

    Setelah melihat-lihat sejumlah mobil dan motor listrik yang dihadirkan, Menhub mencoba berkeliling menggunakan motor listrik handmade E-Mostra.

    "Hari ini saya bahagia tadi baru coba motor buatan anak bangsa, UKM, mereka mampu untuk membuat motor listrik. Bentuknya bagus, tenaganya bagus, TKDN-nya juga sudah mencapai 50 persen. Oleh karena itu kita ingin sekali produk dalam negeri ini bisa maju, dan bisa dipasarkan dalam jumlah yang banyak," ujar Menhub Budi Karya pada acara sosialisasi penggunaan kendaraan listrik tersebut.

    Menhub mengatakan kendaraan listrik diharapkan bisa menjadi kebutuhan massal. Presiden melalui Perpres Nomor 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) mengarahkan pada penggunaan kendaraan listrik.

    Menhub pun sudah mengeluarkan Peraturan Menhub (Permenhub) Nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

    "Kami, kemenhub, sudah membuat PM di 2020 dan juga yang namanya kendaraan berbasis baterai itu jadi preferensi, artinya secara sistematis kita akan lakukan itu," kata Menhub Budi Karya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.