Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kontroversi Larangan Warung Madura Buka 24 Jam, Ini Awal Kasusnya

Reporter

Editor

Agung Sedayu

image-gnews
Ilustrasi - Seorang pedagang melayani pembeli di sebuah warung kelontong yang sering juga disebut warungmadura. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym/am.
Ilustrasi - Seorang pedagang melayani pembeli di sebuah warung kelontong yang sering juga disebut warungmadura. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym/am.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ini ramai dibicarakan terkait warung Madura yang dilarang beroperasi selama 24 jam. Hal itu diduga bermula dari adanya keluhan para pemilik minimarket di Kabupaten Klungkung, Bali yang merasa tersaingi dengan kehadiran warung kelontong. 

Imbauan terhadap warung-warung kelontong Madura agar tidak buka selama 24 jam sebelumnya disampaikan oleh Lurah Penatih, I Wayan Murda di Denpasar Timur, Bali. Imbauan itu dikeluarkan Kelurahan Penatih dengan dalih untuk keamanan. 

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Arif Rahman Hakim turut diberitakan telah mengimbau pengusaha warung Madura untuk mematuhi aturan jam operasional sesuai peraturan daerah atau perda. 

Namun, Arif mengklarifikasi bahwa kementeriannya menyebut tidak pernah melarang toko-toko kecil itu untuk berjualan nonstop. Dia mengatakan pihaknya telah meninjau Perda Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, lalu kesimpulannya tidak ditemukan larangan secara spesifik terkait operasional warung Madura selama 24 jam. 

“Dalam Perda tersebut, pengaturan terkait jam operasional justru berlaku bagi peritel modern, minimarket, hipermarket, department store, dan supermarket, dengan batasan jam operasional tertentu,” kata Arif melalui keterangan tertulis, Sabtu, 27 April 2024. 

Adapun Pasal 4 Perda Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 menyebutkan bahwa jam kerja pelaku usaha minimarket, hipermarket, department store, dan supermarket pada Senin sampai Jumat mulai pukul 10.00 WITA sampai 22.00 WITA. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 10.00 WITA hingga 23.00 WITA. 

“Untuk hari besar keagamaan, libur nasional, atau hari tutup tahun buku/tutup tahun akuntansi sampai dengan pukul 00.00 WITA,” bunyi Pasal 4 ayat (2) Perda Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018. 

Arif juga menambahkan bahwa Kemenkop UKM bakal meminta penjelasan lebih lanjut kepada pemerintah daerah (pemda) terkait aturan pembatasan jam operasional warung Madura yang sedang dibahas di tengah masyarakat. 

“Kami akan mengevaluasi kebijakan daerah yang kontraproduktif dengan keberadaan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), termasuk evaluasi program dan anggaran pemda untuk mendukung UMKM,” ucap Arif. 

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga membantah kabar pembatasan jam buka warung madura hingga 24 jam. Dia mengatakan tidak ada larangan jam operasional warung madura buka hingga 24 jam karena akan menyaingi minimarket.

"Kenapa warung madura kok dilarang. Boleh lah," kata Zulhas di Pasar Palmerah, Jakarta Barat pada Selasa, 30 April 2024 pagi

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Terkait kabar larangan operasional warung Madura hingga 24 jam, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merespons. Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikappi Abdullah Mansuri menilai kebijakan itu berpotensi membebankan masyarakat. 

Abdullah menyampaikan bahwa warung Madura yang sekarang menjamur merupakan UMKM yang dimiliki masyarakat. “Kementerian Koperasi dan UKM seharusnya dapat memfasilitasi perkembangan UMKM di Indonesia, bukan malah mengkerdilkan atau membatasi jam operasional,” katanya dalam keterangannya kepada Tempo, Senin, 29 April 2024. 

Oleh karena itu, Ikappi mendorong pemerintah lebih berpihak kepada UMKM. Hal yang aneh, lanjut dia, apabila pemerintah membatasi jam operasional UMKM, tetapi membiarkan peritel modern memperoleh karpet merah atas kebijakan-kebijakan di Indonesia. 

Pasalnya, menurut dia, keuntungan dari warung Madura akan berputar di daerah masing-masing dan mendorong peningkatan ekonomi daerah. Sementara retail modern, Abdullah menilai keuntungannya hanya dinikmati oleh segelintir orang. 

Dia menegaskan Kemenkop UKM seharusnya memfasilitasi hal-hal yang dapat memperluas jejaring warung Madura. Alhasil, warung kelontong itu dapat diakses oleh masyarakat hingga tengah malam. “Itu merupakan upaya pendorong perekonomian daerah,” ucap Abdullah. 

Dia juga meminta Kemenkop UKM untuk memberikan fasilitas permodalan kepada pengusaha warung Madura, disertai pelatihan-pelatihan yang dapat menambah kompetensi bisnis. Menurut dia, warung Madura pun berjasa dalam melestarikan kearifan lokal karena menjajakan produk lokal dan jajanan atau makanan khas daerah. 

“Kami meminta supaya pemerintah lebih memfasilitasi cara-cara tradisional atau lokal, seperti kreativitas warung Madura, untuk memperluas aksesnya di setiap daerah,” ujar Abdullah. 

MELYNDA DWI PUSPITA 

Pilihan Editor: Jokowi dan Bos Microsoft Bahas Investasi Besar di Bidang Kecerdasan Buatan


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bapanas Dorong UMKM Lokal Ciptakan Diversifikasi Pangan

18 jam lalu

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, ketika ditemui dalam acara CNBC Economic Outlook 2024, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024. TEMPO/Defara Dhanya
Bapanas Dorong UMKM Lokal Ciptakan Diversifikasi Pangan

Bapanas berkomitmen dalam mendukung pengembangan UMKM di sektor pangan lokal.


ASEF BOG Meeting ke-45: Indonesia sebagai Tuan Rumah Perkuat Kerja Sama Internasional, Lebih 50 Gubernur Asia-Eropa Hadir

1 hari lalu

Indonesia menjadi tuan rumah bagi Asia-Europe Foundation (ASEF) Board of Governors (BOG) Meeting ke-45 yang berlangsung di Bali. Infomed Kemlu - Okta
ASEF BOG Meeting ke-45: Indonesia sebagai Tuan Rumah Perkuat Kerja Sama Internasional, Lebih 50 Gubernur Asia-Eropa Hadir

Indonesia menjadi tuan rumah ASEF Board of Governors' Meeting ke-45 di Bali, untuk memperkuat kerja sama internasional antara Asia dan Eropa.


Bali Punya Banyak Hari Libur, Kenapa?

1 hari lalu

Ribuan siswa menyanyikan lagu Cinta Bangga Paham Rupiah saat Pencatatan Rekor MURI Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah melalui Lagu dan Pagelaran Tari Legong oleh Pelajar Terbanyak di SMP Negeri 2 Denpasar, Bali, Kamis 2 Mei 2024. Kegiatan yang digelar oleh Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar tersebut melibatkan 246 sekolah dari TK, SD hingga SMP se-Kota Denpasar untuk rekor MURI menyanyi lagu Cinta Bangga Paham Rupiah diikuti oleh 85.083 pelajar dan guru, serta untuk rekor MURI Tari Legong yang diikuti oleh 5.027 siswi se-Denpasar sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Bali Punya Banyak Hari Libur, Kenapa?

Bali memilki hari libur yang lebih banyak bedasarkan kalender Bali dibandingkan daerah lain. Kapan saja?


Imigrasi Dalami Pelanggaran Izin Tinggal 10 WNA Cina yang Ditangkap di Bali

2 hari lalu

Ilustrasi petugas imigrasi. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Imigrasi Dalami Pelanggaran Izin Tinggal 10 WNA Cina yang Ditangkap di Bali

Pihak imigrasi masih melakukan penyelidikan terhadap 10 WNA Cina yang ditangkap di Bali. Opsinya akan diproses hukum atau dideportasi.


Kokoon Hotel Banyuwangi Tampilkan Produk UMKM Lokal di Setiap Kamar

2 hari lalu

Produk UMKM Lokal yang ditampilkan di setiap kamar hotel Kokoon Banyuwangi.
Kokoon Hotel Banyuwangi Tampilkan Produk UMKM Lokal di Setiap Kamar

Sebanyak 163 kamar di Kokoon Hotel Banyuwangi kini dilengkapi dengan produk-produk khas Banyuwangi.


Geger Teras Malioboro Ditutup Saat Akhir Pekan, PKL Demo Sambil Jualan Dari Balik Pagar

3 hari lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Geger Teras Malioboro Ditutup Saat Akhir Pekan, PKL Demo Sambil Jualan Dari Balik Pagar

Aksi demonstrasi digelar para pedagang kaki lima (PKL) yang menempati area Teras Malioboro 2 Jalan Malioboro pada Sabtu petang 13 Juli 2024.


BRI Salurkan KUR Senilai Rp76,4 triliun Kepada 1,5 Juta Pelaku UMKM

3 hari lalu

Pedagang sayuran pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan layanan keliling dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. DOK. BRI.
BRI Salurkan KUR Senilai Rp76,4 triliun Kepada 1,5 Juta Pelaku UMKM

BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada UMKM, telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi hingga interkoneksi.


Infinity8 Bali Hadirkan Solusi Meeting Unik dan Produktif

3 hari lalu

Hotel Infinity8 Bali
Infinity8 Bali Hadirkan Solusi Meeting Unik dan Produktif

Infinity8 Bali menawarkan berbagai pilihan tema meeting unik dan seru yang akan membuat acara Anda jauh dari kata membosankan.


KPU Bali Ajak Parpol Tak Gunakan Baliho di Pilkada 2024, Begini Respons Gerindra

4 hari lalu

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima kunjungan awak media di kantor KPU Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Sabtu, 5 November 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
KPU Bali Ajak Parpol Tak Gunakan Baliho di Pilkada 2024, Begini Respons Gerindra

Gerindra menyambut baik rencana KPU Bali dan merasa tidak sulit mengarahkan konstituen hingga di tingkat terbawah.


Diduga Alami Bali Belly, Wisatawan Australia Kejang dan Dievakuasi dari Bali

4 hari lalu

Wisatawan mancanegara menikmati keindahan pura saat mengunjungi objek wisata Pura Taman Ayun, Badung, Bali, Senin, 18 Maret 2024. Pulau Bali kembali dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia dengan memperoleh predikat The Best Island dalam DestinAsian Readers' Choice Awards. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Diduga Alami Bali Belly, Wisatawan Australia Kejang dan Dievakuasi dari Bali

Ibu wisatawan itu yakin kejang disebabkan oleh rendahnya kadar natrium yang dipicu oleh Bali belly, alias diare pelancong.