Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B Arah Jakarta Besok Pagi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil beristirahat di rest area KM 57 tol Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis 21 Mei 2020. Situasi di rest area KM 57 yang biasanya ramai saat mudik lebaran terpantau sepi karena terdampak larangan mudik selama masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Pengendara mobil beristirahat di rest area KM 57 tol Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis 21 Mei 2020. Situasi di rest area KM 57 yang biasanya ramai saat mudik lebaran terpantau sepi karena terdampak larangan mudik selama masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta -Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) akan melakukan penutupan sementara rest area KM 52B Arah Jakarta. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas selama libur panjang Paskah 2021. 

    "Penutupan sementara TI tersebut akan dilakukan pada hari Minggu, 04 April 2021 pukul 08.00 WIB sampai Senin, 05 April 2021 pukul 08.00 WIB," kata General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 April 2021.

    Baca Juga: Di Depan Petinggi Jasa Marga, Ganjar Pranowo Minta Rest Area Dikelola Masyarakat

    Namun, di luar jadwal tersebut petugas operasional akan melakukan buka tutup secara situasional atau sesuai diskresi dari kepolisian."Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya penutupan TI dimaksud, " ujarnya.

    Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.

    Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat di akses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.