KAI Kembalikan Relasi Kereta Bangunkarta dari Jombang ke Pasar Senen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemeriksaan tiket kereta api Eksekutif Bangunkarta jurusan Pasar Senen-Jombang di stasiun Jatinegara, Jakarta, Kamis (25/2). Razia dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya penumpang yang tidak mempunyai tiket. Tempo/Eko Siswono Toyudho

    Pemeriksaan tiket kereta api Eksekutif Bangunkarta jurusan Pasar Senen-Jombang di stasiun Jatinegara, Jakarta, Kamis (25/2). Razia dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya penumpang yang tidak mempunyai tiket. Tempo/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai hari ini mengubah rute relasi Kereta Api Bangunkarta menjadi dari stasiun keberangkatan Jombang menuju Pasar Senen seiring pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta (Gepeka) 2021.

    "Mulai 14 Maret 2021 (Minggu), KAI mengembalikan keberangkatan awal KA Bangunkarta dari wilayah Daop 7 Madiun, yakni dari Stasiun Jombang menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta via Yogyakarta dan Purwokerto," ujar Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko di Madiun, Jatim, Minggu, 14 Maret 2021.

    Menurut dia, sebelumnya KA Bangunkarta melayani relasi Surabaya Gubeng-Gambir via Semarang Tawang. Lalu, pada masa pandemi ini, KA Bangunkarta sementara hanya dijalankan pada waktu-waktu tertentu bila permintaan dari pelanggan meningkat.

    Pada rute yang baru ini, KA Bangunkarta beroperasi dengan membawa rangkaian empat kereta kelas eksekutif dan lima kereta kelas ekonomi.

    Tiket yang dijual sebanyak 420 kursi atau 70 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sejumlah 600 kursi.

    "Pada Minggu ini, jadwal keberangkatan KA Bangunkarta dari Stasiun Madiun pukul 06.40 WIB menuju tujuan akhir Stasiun Pasar Senen Jakarta dan tiba pukul 17.22 WIB," kata Ixfan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.