Setahun Pandemi, 62 Anak Buah Sri Mulyani Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO

    Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu tahun sudah pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia sejak kasus pertama diumumkan 2 Maret 2020. Selama setahun pandemi itu, sebanyak 62 pegawai Kementerian Keuangan yang dipimpin Sri Mulyani Indrawati meninggal akibat penyakit ini.

    "Kemenkeu mengalami duka yang mendalam karena telah kehilangan 62 pegawai bertalenta," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Rahayu Puspasari dalam keterangan tertulis pada Senin, 1 Maret 2021.

    Total, ada 3.043 pegawai Kementerian Keuangan yang terpapar Covid-19. Sebanyak 2.184o orang telah sembuh. Sehingga kini, tinggal tersisa 797 orang lagi yang masih berjuang melawan virus ini.

    Dari 797 kasus aktif ini, Rahayu menyebut jumlah terbanyak berasal dari pegawai Kemenkeu yang ada di DKI Jakarta. Jumlahnya mencapai 313 orang.

    Rahayu lalu menjelaskan sejumlah pegawai Kemenkeu ikut dalam program vaksinasi yang sedang berjalan. Menurut Rahayu, ada 27.627 pegawai Kemenkeu di DKI Jakarta yang akan divaksin dalam dua tahap (1-5 Maret dan April 2021).

    Adapun program vaksinasi tahap pertama diprioritaskan untuk semua pegawai yang bertugas di kantor layanan dan kantor wilayah dan kantor pusat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai. Lalu, Ditjen Kekayaan Negara, Ditjen Perbendaharaan dan Ditjen Pajak.

    Per hari ini, tepat satu tahun sudah sejak Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Setahun pandemi melanda di RI, tercatat total kasus terkonfirmasi positif di tanah air sudah mencapai angka 1,3 juta dalam laporan terakhir pada Minggu, 28 Februari 2021.

    Baca: Setahun Corona: Dari Guyonan Nasi Kucing, Panic Buying, PSBB, hingga Resesi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.