Cerita Arcandra Tahar Soal Alasan Tesla Bangun Pabrik di Silicon Valley

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisaris Utama PGN Arcandra Tahar memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor pusat PT PGN di Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. Ia juga memohon dukungan kepada seluruh direksi dan komisaris agar bisa bekerja sama dengan lebih baik untuk meningkat kinerja PGN. TEMPO/Tony Hartawan

    Komisaris Utama PGN Arcandra Tahar memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor pusat PT PGN di Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. Ia juga memohon dukungan kepada seluruh direksi dan komisaris agar bisa bekerja sama dengan lebih baik untuk meningkat kinerja PGN. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar berbagi pandangan soal investasi dari manufaktur mobil listrik, Tesla, di Amerika Serikat. Terutama, menyangkut alasan Tesla membangun pabrik di pusat industri teknologi Silicon Valley, California, bukan di pusat otomotif Detroit, Michigan.

    "Secara pasti tidak ada yang tahu kenapa Elon Musk (CEO Tesla) memilih Silicon Valley untuk mendirikan Tesla," kata Arcandra Tahar dalam akun instagramnya @arcandra.tahar pada Senin, 22 Februari 2021.

    Cerita ini disampaikan Arcandra di tengah kabar Tesla yang berniat investasi di Indonesia.

    Arcandra melanjutkan, bahwa di Amerika, terdapat beberapa pusat industri. Khusus untuk otomotif, pusatnya ada di Detroit. Di sinilah, perusahaan otomotif seperti General Motors, Ford, hingga Chrysler berkantor dan mengembangkan basis produksi mereka.

    Artinya, kota ini sudah memiliki ekosistem industri otomotif. Tapi, Tesla tetap memilih Silicon Valley, yang memiliki ekosistem industri teknologi.

    Hingga pada suatu hari, Arcandra berkesempatan untuk berkunjung ke pusat pengembangan teknologi salah satu perusahaan mobil listrik yang juga berlokasi di Silicon Valley. "Sewaktu datang ke sana, kami sangat terkejut," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.