Besok Layanan GeNose Diperluas di 6 Stasiun, Simak Daftar Stasiunnya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai PT KAI (persero) menghembuskan nafasnya pada kantong nafas untuk dites dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengimplementasikan penggunaaan GeNose C19 sebagai alat pendeteksi COVID-19 pada calon penumpang kereta api mulai 5 Februari 2021. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Pegawai PT KAI (persero) menghembuskan nafasnya pada kantong nafas untuk dites dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengimplementasikan penggunaaan GeNose C19 sebagai alat pendeteksi COVID-19 pada calon penumpang kereta api mulai 5 Februari 2021. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) menambah layanan pemindaian Covid-19, GeNose C19, di enam stasiun mulai besok, Senin, 15 Februari 2021. Enam stasiun tersebut meliputi Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Balapan, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Semarang Tawang, dan Stasiun Pasar Turi.

    “Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api," ujar Vice President Public Relations KAI Joni Martinus seperti keterangan yang dikutip pada Ahad, 14 Februari 2021.

    KAI telah menambah layanan GeNose sebagai alternatif tes kesehatan sejak 3 Februari. Selama lebih dari sepuluh hari dibuka, layanan GeNose sudah menjangkau 21.530 penumpang di tiga stasiun pertama, yakni Stasiun Yogyakarta, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Gambir.

    KAI melego layanan GeNose Rp 20 ribu per penumpang. Penumpang yang ingin menikmati layanan pengetesan Covid-19 ini harus memiliki tiket perjalanan jarak jauh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.