Aturan Turunan UU Cipta Kerja, Jokowi: Beberapa Minggu Lagi Selesai

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan  sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan aturan turunan dari UU Cipta Kerja bakal segera rampung. Saat ini, aturan berupa Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) sudah memasuki tahap finalisasi.

    "Beberapa minggu ke depan akan segera selesai," kata Jokowi dalam acara Media Group Summit pada Rabu, 27 Januari 2021.

    Baca Juga: Jokowi Minta Menkes Perbaiki Manajemen Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

    Sebelumnya, Jokowi sudah mengesahkan UU Cipta Kerja pada 2 November 2021. Sesuai dengan ketentuan di dalam UU ini, aturan turunan harus selesai 3 bulan setelah UU Cipta Kerja ini berlaku.

    Saat ini, publik bisa melihat draf dari aturan turunan ini di laman resmi yaitu uu-ciptakerja.go.id. Semula disebutkan bahwa akan ada 40 PP dan 4 Perpres.

    Tapi saat ini, belum semua draf dari aturan turunan itu yang bisa diakses di laman resmi tersebut. Untuk PP, baru ada 36 daftar draf. Sebaliknya untuk Perpres, malah ada 5 PP, bukan hanya 4.

    Jokowi menambahkan bahwa setelah aturan ini nanti rampung, pemerintah berjanji implementasinya akan berjalan baik. Sehingga, antusias dari investor dalam dan luar negeri semakin meningkat.

    Jokowi berharap investasi yang masuk nantinya bisa semakin memicu penciptaan lapangan kerja dan produknya bisa bersaing di pasar global. Tapi, kata dia, investasi ini harus tetap ramah lingkungan. "Kita harus ramah investasi, tapi juga ramah lingkungan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.