Sandiaga Uno Sebut Pariwisata RI Siap Terapkan Travel Bubble, Buktinya?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kedua kiri) didampingi Direktur Teknik PT Angkasa Pura I (Persero) Lukman F. Laisa (kiri) meninjau area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Ahad, 27 Desember 2020. Ini merupakan kunjungan kerja pertamanya Sandiaga setelah menjabat sebagai Menparekraf. ANTARA/Fikri Yusuf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kedua kiri) didampingi Direktur Teknik PT Angkasa Pura I (Persero) Lukman F. Laisa (kiri) meninjau area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Ahad, 27 Desember 2020. Ini merupakan kunjungan kerja pertamanya Sandiaga setelah menjabat sebagai Menparekraf. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Kawasan Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu 23 Januari 2021, untuk memastikan kesiapan Indonesia dalam menerapkan konsep travel bubble.

    Menurut Sandiaga, pariwisata nasional sudah siap menerapkan konsep travel bubble. Konsep tersebut dinilainya dapat mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional pasca pandemi covid-19.

    "Hari ini saya bersama Pak Bupati kita melihat protokol kesehatan yang diterapkan sangat ketat dan sangat disiplin mulai dari merapat di pelabuhan Lagoa Resort dan beberapa area yang sudah kita kunjungi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Januari 2021.

    Sandiaga mengatakan disiplin protokol kesehatan menjadi bahan masukan dari instansi terkait, kementerian dan lembaga, termasuk Satgas Covid-19 dalam pembicaraan untuk mencoba membuka pembatasan secara terbatas dengan konsep travel bubble.

    Dalam pengamatannya, Lagoa Resort yang merupakan salah satu destinasi pariwisata di Bintan dinilainya sudah memiliki infrastruktur yang lengkap. Begitu juga dengan penerapan protokol kesehatan yang diterapkan pelaku usaha pariwisata di kawasan Bintan.

    "Kami harapkan, lebih dari 5.000 lapangan pekerjaan di sini bisa kita selamatkan dan dapat kita tingkatkan," kata Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.