Berikut Jejak Rekam 3 Calon Dewan Pengawas SWF

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan Surat Presiden Joko Widodo tentang calon Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi atau Sovereign Wealth Fund kepada Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2021. Istimewa.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan Surat Presiden Joko Widodo tentang calon Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi atau Sovereign Wealth Fund kepada Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2021. Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - DPR mengumumkan tiga nama calon Dewan Pengawas Sovereign Wealth Fund (SWF) atau lembaga pengelola investasi (LPI) yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ketiga nama calon Dewas SWF adalah Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari. 

    Dikutip dari laman resmi Rumah Sakit Hermina, Darwin Cyril Noerhadi saat ini menjabat sebagai Komisaris Rumah Sakit Hermina. 

    Selain itu dia juga tercatat sebagai Komisaris Utama (Independen) PT Mandiri Sekuritas, Komisaris (Independen) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, dan Direktur Utama Director Creador Indonesia. 

    Darwin sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Managing Director  PT Medco Energi Internasional Tbk, Partner PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia – Corporate Finance, Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta, Direktur Utama PT KDEI, dan Executive Director PT Danareksa. 

    Sementara Yozua Makes adalah pendiri Grup Plataran. Yozua juga merupakan pengacara keuangan perusahaan dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang praktik keuangan perusahaan, merger & akuisisi, pasar modal dan hukum investasi.

    Adapun Haryanto Sahari juga pernah tercatat menjadi Komite Audit Perseroan di Rumah Sakit Hermina pada 2018 - 2018. Saat ini dia menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Permata sejak tahun 2017. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.