Fundamental Ekonomi Indonesia Stabil, IHSG Diprediksi Menghijau

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Senin, 11 Januari 2021.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.14 WIB, IHSG berada pada level 6.336,5
    atau naik 78,6 poin (1,26 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.257,8.

    Sebanyak 205 saham melaju di zona hijau dan 141 saham di zona merah. Sedangkan 180 saham lainnya stagnan. 

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih berpotensi untuk bergerak pada zona hijau. Peluang kenaikan jangka pendek, kata dia, masih akan berlanjut jika IHSG dapat dipertahankan di atas resisten level terdekat.

    Hal itu diperkuat karena saat ini kondisi fundamental perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil.

    "Fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam keterangan tertulis.

    Adapun dia memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran 6.123 hingga 6.275 hari ini.

    Baca: Dibayangi PPKM Jawa-Bali, IHSG Melonjak hampir 5 Persen dalam Sepekan

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.