Pasca Kaesang Pangarep Cuit Saham ANTM, Antam Tegaskan Tak Pakai Influencer

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaesang Pangarep di sela mengisi acara Festival kolaborasi konten kreator dan penggagas perusahaan rintisan, SENYAWA+ 2019, Ahad, 3 November 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Kaesang Pangarep di sela mengisi acara Festival kolaborasi konten kreator dan penggagas perusahaan rintisan, SENYAWA+ 2019, Ahad, 3 November 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi Kaesang Pangarep mencuit soal portofolio saham PT Aneka Tambang Tbk pada Senin lalu, Antam menegaskan tidak menggunakan jasa figur publik seperti influencer ataupun media untuk mengatrol nilai sahamnya.

    SVP Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko dalam suratnya ke Bursa Efek Indonesia, Rabu, 6 Januari 2021, menjelaskan perseroan tidak memiliki kerja sama dengan media, influencer, dan figur publik dalam melakukan promosi saham Antam. "Antam berfokus pada optimalisasi kinerja produksi dan penjualan komoditas utama nikel, emas, dan bauksit, melalui penerapan protokol kesehatan yang konsisten," paparnya.

    Pada Senin sekitar pukul 09.47 WIB, Kaesang Pangarep dalam akun Twitter-nya menyampaikan dirinya menambah saham Antam dalam portofolionya. "Pagi tadi nambah muatan saya di ANTM," ujarnya.

    Pada penutupan perdagangan Rabu, saham Antam terkoreksi 0,45 persen atau 10 poin menjadi Rp 2.220, setelah bergerak di rentang Rp 2.130-Rp 2.290. Total transaksinya mencapai Rp 1,4 triliun.

    Pada 2021, kata Kunto, Antam terus meningkatkan nilai tambah produk serta melaksanakan implementasi kebijakan strategis terkait pengelolaan biaya yang tepat dan efisien sejalan dengan situasi pandemi.

    Hal itu dilakukan agar Antam dapat terus mencatatkan kinerja positif, sehingga dapat memberikan nilai yang baik bagi pemangku kepentingan dan pemegang saham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.