Dirut KSEI Tanggapi Rencana Jual Beli Saham Dikenai Bea Meterai Rp 10.000

Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020.. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo menanggapi Undang-undang No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai yang belum lama disahkan. Salah satu substansinya adalah pengenaan bea meterai untuk dokumen elektronik, termasuk dokumen trading confirmation (TC) transaksi saham akan dikenakan bea meterai sebesar Rp 10.000.

Meskipun Undang-undang telah disahkan, tapi belum akan diterapkan dalam waktu dekat karena masih dalam peninjauan lebih lanjut. Uriep menyebutkan, KSEI bersama para self regulated organization (SRO) pasar modal lainnya dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan data terkait perkembangan pasar modal kepada Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan.

Data-data tersebut sebagai pertimbangan dalam penyusunan peraturan pelaksanaan UU versi baru tersebut. Harapannya, dalam pelaksanaannya tidak memunculkan antiklimaks sehingga pertumbuhan pasar modal yang tengah pesat akan terhambat karena adanya beban biaya meterai.

“Jadi ini yang masih dilihat, masih dipelajari, transaksi saham di kisaran berapa sih yang pantas untuk dikenakan bea meterai. Tapi ini call-nya bukan di KSEI ya,” tutur Uriep dalam sesi tanya jawab di Media Gathering KSEI yang diadakan secara virtual, Kamis, 24 Desember 2020.

Seperti diketahui, pertumbuhan pasar modal yang sangat pesat belakangan ini turut menjadi pertimbangan dalam penyusunan peraturan pelaksanaan Undang-undang Bea Meterai yang baru.






Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

2 jam lalu

Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

Kaesang Pangarep menceritakan pernah bertemu Lo Kheng Hong pada 2019. Siapakah sosok yang akrab disapa Pak Lo ini?


Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

13 jam lalu

Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing keluar bersih senilai Rp8,48 triliun selama periode 26-29 September 2022.


Ketidakpastian Ekonomi Dunia Bayangi Laju IHSG, Dua Sektor Berikut Bisa Dipertimbangkan

18 jam lalu

Ketidakpastian Ekonomi Dunia Bayangi Laju IHSG, Dua Sektor Berikut Bisa Dipertimbangkan

IHSG masih berpeluang mencetak rekor all time high baru pada kuartal IV/2022 meski masih dibayangi ketidakpastian global.


IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

1 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

IHSG menutup sesi di level 7.036 atau -0,57 persen lebih rendah daripada angka penutupan Rabu, 28 September kemarin di angka 7.077,0.


IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

1 hari lalu

IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

IHSG menutup sesi I di level 7.069,8 atau 0.1 persen lebih rendah dari angka penutupan Rabu di level 7,077,0.


Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Saham Emiten-emiten Ini Pernah Mengalami Suspensi

2 hari lalu

Saham Emiten-emiten Ini Pernah Mengalami Suspensi

Peningkatan harga kumulatif signifikan pada saham PT Gaya Abadi Sempurna, dan untuk cooling down, Bursa Efek memandang perlu suspensi saham emiten ini


Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

3 hari lalu

Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

Kaesang Pangarep menceritakan pertemuannya dengan investor kawakan Lo Kheng Hong sebelum pandemi Covid-19 merebak yakni sekitar tahun 2019.


Samuel Sekuritas Sebut IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat, Simak 5 Saham Berikut

3 hari lalu

Samuel Sekuritas Sebut IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat, Simak 5 Saham Berikut

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG masih dalam area konsolidasi setelah kemarin tutup turun tipis.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

3 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.