Eksportir Karawang dan Purwakarta Mulai Pilih Pelabuhan Patimban Ketimbang Priok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan pembukaan tahap awal Pelabuhan Patimban di Subang, Sabtu 31 Oktober 2020. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta – Pengoperasian perdana Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, bakal melebarkan pintu ekspor mobil utuh (completely built unit/CBU) dari sejumlah basis produksi yang sebelumnya bergantung pada Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara, mengatakan pabrikan mobil membutuhkan waktu untuk mengubah jalur distribusi yang biasa dilalui, namun produsen akan beradaptasi untuk menghemat biaya. 

“Butuh proses, tapi produsen di Karawang dan Purwakarta akan mulai mengekspor CBU lewat Subang karena lebih dekat ketimbang Jakarta,” ujarnya kepada Tempo, Ahad 20 Desember 2020.

Dibuka oleh Presiden Joko Widodo sejak kemarin, Pelabuhan Patimban mulai melayani ekspor CBU dengan kapasitas tampung 218 ribu unit, serta area bongkar peti kemas berkapasitas 250 ribu TEUs (satuan kontainer). Dalam cetak biru perencanaan pemerintah, proyek strategis negara ini dikembangkan dalam tiga tahap sejak 2018 hingga 2027 mendatang.

Pengoperasian perdananya ditandai dengan ekspor 140 unit mobil produksi Toyota, Daihatsu, dan Suzuki menuju Brunei Darussalam. Di fase ultimate atau tahap akhir pembangunannya, Patimban ditargetkan bisa menampung 600 ribu unit CBU per tahun.

Menurut Kukuh, Indonesia membutuhkan tambahan pintu ekspor mengingat kapasitas produksi mobil yang masih 1 juta unit per tahun pada saat ini akan menjadi 2 juta, pada 2025. Pada tahun lalu, kata dia, volume ekspor CBU sudah menembus 332 ribu unit.

“Itu belum sampai separuh volume produksi, tapi kan 30-40 persen distribusi domestik juga memerlukan pelabuhan besar,” kata dia.






Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

10 jam lalu

Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) adalah dokumen surat pemberitahuan yang wajib dibuat eksportir sebagai tanda bukti jaminan legalitas barang.


Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

10 jam lalu

Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

Tepung mocaf adalah tepung yang dibuat dari singkong dengan prinsip modifikasi sel dan fermentasi.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

13 jam lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

1 hari lalu

Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

Platform data dan informasi neraca komoditas dibuat untuk mendorong penyederhanaan tata niaga.


DKI Jakarta Tuan Rumah Adu Panco Internasional, Diikuti Malaysia dan Korea Selatan

1 hari lalu

DKI Jakarta Tuan Rumah Adu Panco Internasional, Diikuti Malaysia dan Korea Selatan

DKI Jakarta menjadi tuan rumah adu panco bertaraf internasional yang diikuti 125 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan.


Resesi Global 2023, Pemerintah Diminta Bisa Pulangkan Devisa Hasil Ekspor di Bank Luar Negeri

1 hari lalu

Resesi Global 2023, Pemerintah Diminta Bisa Pulangkan Devisa Hasil Ekspor di Bank Luar Negeri

Bhima Yudhistira, mencatat beberapa cara untuk meminimalisir dampak ancaman resesi global 2023.


Kemendag: Oktober 2022, Mayoritas Komoditas Pertambangan Alami Penurunan Harga

1 hari lalu

Kemendag: Oktober 2022, Mayoritas Komoditas Pertambangan Alami Penurunan Harga

Kemendag menyatakam hampir seluruh komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) mengalami penurunan harga.


Mendag: Indonesia Akan Buka Hipermarket di Arab Saudi, Khusus Produk UMKM

1 hari lalu

Mendag: Indonesia Akan Buka Hipermarket di Arab Saudi, Khusus Produk UMKM

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah bersinergi dengan pelaku usaha untuk memperluas pemasaran produk-produk UMKM.


Kementan Tahan Produk Hortikultura, Kepala Barantan: Beri Efek Jera Pelaku Usaha

2 hari lalu

Kementan Tahan Produk Hortikultura, Kepala Barantan: Beri Efek Jera Pelaku Usaha

Kepala Barantan Bambang menjelaskan penahanan 1.619 ton produk hortikultura dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap pelaku usaha.


Kementan Lepas 1.619 Ton Produk Hortikultura yang Sempat Ditahan di Tiga Pelabuhan

2 hari lalu

Kementan Lepas 1.619 Ton Produk Hortikultura yang Sempat Ditahan di Tiga Pelabuhan

Kementan menyatakan 1.619 ton produk hortikultura telah melalui serangkaian tindakan karantina, serta dipastikan sehat dan aman.