Likuiditas Banjir, BCA, Bank Mandiri, Bank Panin Belum Butuh Pinjaman Asing

Reporter

Pekerja sedang membersihkan logo bank BCA di Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Jum'at (26/12). BI menilai industri perbankan tidak perlu mengerem penyaluran kredit di sektor properti pada 2009 meskipun pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar. TEMPO/Wahyu S

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan likuiditas perbankan saat ini sudah melonggar dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) turun dari 94 persen ke 84 persen.

"Saat ini artinya likuiditas perbankan sedang banjir, otomatis tidak perlu pinjaman dari luar. Di BCA bahkan tidak ada sama sekali," sebutnya kepada Bisnis, Minggu, 13 Desember 2020.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pinjaman bank umum dalam valuta asing per September 2020 tercatat senilai Rp 210,87 triliun. Nilai ini turun 5,13 persen secara tahunan. Tren ini pun melanjutkan tren 2019 yang turun 4,78 persen year on year.

Jahja menambahkan jika ekonomi tahun depan bergerak cepat lantaran vaksin, likuiditas bank tersebut pun masih sangat cukup.

"Perhitungan kasar sebelum kredit naik Rp 650 triliun likuiditas masih cukup. Itu artinya kredit bank harus naik lebih dari 12 persen dari sekarang, baru membutuhkan likuiditas tambahan," sebutnya.

Presiden Direktur PT Bank Panin Tbk. Herwidayatmo pun menyebutkan hal serupa. "Likuiditas kami sedang berlimpah dan penyaluran kredit belum kembali normal, permintaan kredit masih sangat lemah. Jadi, saya kira belum perlu untuk mencari pinjaman dari luar negeri," katanya.






Bank Dunia Cemaskan Kenaikan Utang Negara Kaya dan Gagal Bayar Negara Miskin

2 hari lalu

Bank Dunia Cemaskan Kenaikan Utang Negara Kaya dan Gagal Bayar Negara Miskin

Bank Dunia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ketidakmampuan global dalam mengelola utang gagal bayar.


#livinaroundtheworld, Livin' by Mandiri Hadirkan Solusi Finansial Dalam Genggaman

4 hari lalu

#livinaroundtheworld, Livin' by Mandiri Hadirkan Solusi Finansial Dalam Genggaman

Melalui #livinaroundtheworld, Livin' by Mandiri Hadirkan Solusi Finansial Dalam Genggaman.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

5 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


MD Pictures bersama Bank Mandiri Hadirkan 'LIVIN di Desa Penari'

6 hari lalu

MD Pictures bersama Bank Mandiri Hadirkan 'LIVIN di Desa Penari'

Pengguna baru aplikasi Livin dapat membeli tiket dengan harga 1 rupiah.


Mandiri Gelar BPD Gathering 2022 untuk Perkuat Kolaborasi

8 hari lalu

Mandiri Gelar BPD Gathering 2022 untuk Perkuat Kolaborasi

Bank Mandiri akan selalu mendampingi dan menjadi sahabat BPD untuk bertukar pikiran, ilmu, maupun solusi sehinga dapat tumbuh bersama.


Gunakan BCA Life Hospital 100% Refundable, Tak Khawatir Lagi dengan Biaya Kamar Rumah Sakit

11 hari lalu

Gunakan BCA Life Hospital 100% Refundable, Tak Khawatir Lagi dengan Biaya Kamar Rumah Sakit

BCA Life Hospital 100% Refundable adalah program perlindungan kesehatan khusus untuk nasabah BCA


IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

11 hari lalu

IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

IHSG hari ini akan melanjutkan reli meski diwarnai tekanan. Sejumlah saham menguat, namun ada pula yang melemah.


Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

11 hari lalu

Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

Konsep teknologi metaverse atau dunia virtual reality sudah hadir di beberapa industri, di antaranya game dan perfilman.


Sebelum Akhir Tahun, Berikut Daftar Emiten-emiten yang Tebar Dividen Setelah BCA

12 hari lalu

Sebelum Akhir Tahun, Berikut Daftar Emiten-emiten yang Tebar Dividen Setelah BCA

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi satu dari 5 emiten yang bakal membagikan dividen interim dalam waktu dekat.


Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

13 hari lalu

Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

OJK menyebutkan bahwa debitur terdampak gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, berpotensi mendapatkan keringanan kredit.