3 Wajah Baru di Daftar Orang Terkaya RI Versi Forbes, Siapa Saja Mereka?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Forbes. wikipedia.org

    Logo Forbes. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Di dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia yang baru saja dirilis oleh Forbes terdapat tiga tokoh baru. Siapa saja mereka?

    1. Wijono dan Hermanto Tanoko

    Tokoh baru pertama di daftar tersebut adalah pemilik perusahaan cat Avia Avian, Wijono dan Hermanto Tanoko di urutan ke-39. Mereka memiliki total kekayaan US$ 700 juta atau sekitar Rp 9,9 triliun.

    Masuknya dua nama tersebut di daftar orang terkaya membuktikan bahwa tak semua bisnis terpukul oleh pandemi Covid-19. Salah satunya adalah perusahaan cat yang dikenal dengan merek Avian malah mencatatkan pertumbuhan penjualan.

    Hermanto Tanoko, CEO Tancorp. swa.co.id

    Hal ini tak lepas dari perubahan strategi bisnis yang terbukti manjur. "Dengan rencana bisnis yang terus disesuaikan setiap bulan, pertumbuhan bisnis Avian masih sama year to date seperti pada 2019," kata Presiden Komisaris PT Avia Avian, Hermanto Tanoko, dalam acara perilisan Harian DI's Way besutan Dahlan Iskan, awal Juli 2020 lalu. 

    Hermanto tak memperinci berapa besaran pertumbuhan yang dicapai Avian, namun di tengah tantangan pandemi, dia mengatakan perusahaan telah mengubah orientasi dengan berlandas pada visi "Stop Selling, Start Helping". Perubahan orientasi ini menunjukkan bahwa orientasi perusahaan tak hanya pada nilai penjualan tapi juga bagaimana memenuhi kebutuhan konsumen selama pandemi. 

    Bisnis Avian lahir dari sebuah cat toko di Malang yang dikelola oleh sang ayah, Soetikno Tanoko. Toko tersebut merupakan cikal bakal dari PT Avia Avian yang kini telah berusia 41 tahun. Selain mengelola bisnis turunan sang ayah, Hermanto juga berjibaku di lini bisnis lain, mulai dari properti sampai produksi makanan dan minuman. Gurita bisnis itu antara lain hotel berbintang lima Vasa dan Tanobel Food yang menaungi beberapa produk consumer goods.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.