Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BNI Yakin Kredit Korporasi Terus Tumbuh hingga Tutup 2020

Reporter

image-gnews
Gedung BNI Jakarta.
Gedung BNI Jakarta.
Iklan

Adapun untuk tahun ini, beberapa sektor korporasi masih relatif baik di tengah pandemi seperti komoditas pertambangan, sektor makanan dan minuman.

“Barang-barang yang affordable di market dan dikonsumsi khalayak. Food and beverage dan konsumer, pertambangan, komoditas yang kami lihat demandnya cukup sehat,” katanya.

Silvano juga menyebutkan dengan kolaborasi kebijakan pemerintah, OJK, dan Bank Indonesia, harapan ekonomi tumbuh pada 2021 semakin besar.

Tahun depan BNI akan fokus pada sektor-sektor yang akan mengalami pemulihan di antaranya pertanian, informasi, komunikasi, jasa, kesehatan, kegiatan sosial dan jasa pendidikan sudah menunjukkan pemulihan di kuartal III 2020.

Selain itu, sektor perdagangan, transportasi, pergudangan, makanan dan minuman juga diperkirakan akan pulih lebih cepat seiring dengan pulihnya mobilitas masyarakat dan adanya vaksin.

“Dengan begitu, juga dengan sektor-sektor yang lain seperti pengolahan, manufaktur, kalau latar belakang tadi bisa terjadi, sektor yang tadi bisa bergerak bertumbuh sesuai dengan permintaan masyarakat,” katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Silvano menegaskan Indonesia masih memiliki potensi besar dengan berbagai sektor unggulan yang tidak dimiliki negara lain.

Namun tetap dibutuhkan kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi ini, agar ketika krisis berakhir segmen korporasi bisa pulih lebih cepat karena multiplier effectnya sangat besar.

“Perbaikan sektor korporasi akan berpengaruh ke segmen lainnya, bukan cuma sesama korporasi tetapi segmen consumer dan ritel,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, kebijakan BI dan OJK sepanjang pandemi pun sangat membantu seperti perpanjangan restrukturisasi kredit.

Berdasarkan survei yang dilakukan secara internal, kata dia, sebagian besar debitur mengaku butuh waktu untuk bisa memperbaiki kondisi bisnis akibat pandemi.

Walhasil, lanjut dia, upaya regulator untuk membantu perbankan dan pelaku bisnis, dampaknya bisa dirasakan.

“Sejalan dengan restrukturisasi dan sebagaimana strategi di tengah pandemi kami ambil langkah pre emptif pencadangan aset. Sehingga rasio kecukupan pencadangan atau coverage ratio BNI hingga kuartal III 2020 berada di level di atas 200 persen,” katanya.

ANTARA

Baca juga: BNI: Transaksi Isi Ulang Uang Elektronik Melonjak 19,7 Persen Saat Pandemi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

2 hari lalu

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, Shinta Kamdani saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

Pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (dolar AS) membuat para pengusaha resah.


Ada Ipar Jokowi Jabat Komisaris Independen di BNI Sejak 2018, Berikut Profil Bank BNI

3 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Ada Ipar Jokowi Jabat Komisaris Independen di BNI Sejak 2018, Berikut Profil Bank BNI

Ipar Jokowi, Sigit Widyawan menjadi Komisaris Independen BNI sejak 2018. Ketahui juga profil Bank Negara Indonesia (BNI).


Selain Dua Keponakan di Pertamina, Ipar Jokowi Ini Juga Duduki Jabatan Mentereng di BNI

5 hari lalu

Sigit Widyawan, Bagaskara Ikhlasulla Arif, dan Joko Priyambodo. FOTO/Instagram, X, dan antaranews.com
Selain Dua Keponakan di Pertamina, Ipar Jokowi Ini Juga Duduki Jabatan Mentereng di BNI

Selain kedua keponakannya di Pertamina, ada ipar Jokowi yang juga punya kedudukan mentereng BNI. Apa jabatannya?


Rincian Tugas Komisaris Independen dalam Sebuah PT atau BUMN Menurut UU

7 hari lalu

Rincian Tugas Komisaris Independen dalam Sebuah PT atau BUMN Menurut UU

Sigit Widyawan, suami dari sepupu Presiden Joko Widodo kembali diangkat menjadi komisaris independen PT Bank Negara Indonesia (Presero). Tugasnya?


Ipar Jokowi Sigit Widyawan Duduki Kursi Komisaris Independen BNI, Ini Tugas Komisaris Menurut Undang-undang

7 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Ipar Jokowi Sigit Widyawan Duduki Kursi Komisaris Independen BNI, Ini Tugas Komisaris Menurut Undang-undang

Tugas Komisaris Independen seperti yang dijabat Sigit Widyawan di sebuah perusahaan diatur dalam Undang-undang tentang Perseroan Terbatas


Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

8 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

Sigit Widyawan kembali diangkat menjadi komisaris BNI yang kedua kalinya. Ada sejumlah tugas ipar Presiden Jokowi itu sebagai komisaris.


Terpopuler: Ada Ipar Jokowi di Komisaris BNI, Dana Tapera Disebut Bukan untuk IKN

8 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Terpopuler: Ada Ipar Jokowi di Komisaris BNI, Dana Tapera Disebut Bukan untuk IKN

Berita terpopuler: Ipar Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Sigit Widyawan, menjadi komisaris di BNI. BP Tapera bantah dana Tapera untuk bangun IKN.


Ipar Jokowi Duduki Jabatan Komisaris Independen BNI

9 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Ipar Jokowi Duduki Jabatan Komisaris Independen BNI

Sigit Widyawan, Ipar Jokowi menjabat Komisaris Independen PT BNI (Persero) sejak 2018


Kredit Sindikasi Bank Mandiri Capai US$ 845 Juta pada Kuartal I 2024

16 hari lalu

Pekerja tengah menggunakan aplikasi Livin untuk melakukan transaksi digital di Komplek Perkantoran Bank Mandiri, Jakarta, Selasa, 26 Juli 2022. Tempo/Tony Hartawan
Kredit Sindikasi Bank Mandiri Capai US$ 845 Juta pada Kuartal I 2024

Bank Mandiri telah membentuk kredit sindikasi dengan limit sebesar US$ 845 juta sepanjang kuartal I 2024.


BP Tapera Rancang Benefit bagi Penabung yang Tidak Ambil Kredit Rumah

19 hari lalu

Logo Tapera.  Foto : Tapera
BP Tapera Rancang Benefit bagi Penabung yang Tidak Ambil Kredit Rumah

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sedang merancang benefit bagi penabung yang tidak ambil kredit rumah.