Bank Indonesia Beri Beasiswa ke 2.200 Mahasiswa di 39 Perguruan Tinggi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahasiswa wisuda. shutterstock.com

    Ilustrasi mahasiswa wisuda. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyerahkan beasiswa kepada 2200 mahasiswa dari 39 Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Hal itu sebagai wujud komitmen dalam mencetak Sumber Daya Manusia SDM yang unggul dan berdaya saing untuk Indonesia Maju. 

    "Dengan semangat Dedikasi Untuk Negeri, BI berkomitmen untuk senantiasa mendukung kemajuan dunia pendidikan di Indonesia dalam membangun SDM yang unggul, andal, dan kompeten untuk Indonesia Maju," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono dalam Program Dedikasi untuk Negeri: Penyerahan Beasiswa BI Tahun 2020 secara virtual, Rabu, 30 September 2020.

    Penerima beasiswa BI sebagai generasi penerus bangsa diharapkan dapat menjadi frontliners, yaitu menjadi garda terdepan dalam mengkomunikasikan BI secara kelembagaan dan berbagai kebijakan BI kepada sesama mahasiswa dan masyarakat umum. Penerima beasiswa diharapkan pula menjadi change agents, yaitu menjadi agen perubahan dengan cara menjadi role model atau teladan di kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Selain itu mereka bisa menjadi future leaders, yaitu menjadi pemimpin muda di berbagai bidang dan tingkatan.

    Sejak 2011 hingga saat ini, BI telah bekerja sama dengan 175 perguruan tinggi, dengan jumlah penerima beasiswa mencapai lebih dari 25.000 mahasiswa di seluruh Indonesia.

    “Sebelumnya mitra (Perguruan Tinggi) ada 136, ditambah hari ini 39 jadi totalnya ada 175. Terdiri dari 119 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan 56 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dengan jumlah penerima sebanyak 25 ribu orang,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Onny Widjanarko dalam acara seremonial secara virtual, Rabu, 30 September 2020.

    Penyerahan beasiswa merupakan bagian dari fokus utama program Dedikasi untuk Negeri dalam pengembangan kapasitas SDM Unggul termasuk diantaranya peningkatan kapasitas SDM dalam merespons era digital. Beasiswa itu diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan, meningkatkan indeks pembangunan manusia guna meningkatkan daya saing bangsa melalui SDM yang kreatif, mandiri, produktif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta mampu berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

    Penerima beasiswa akan tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) dan mendapatkan berbagai pembekalan terkait dengan peningkatan kompetensi seperti pelatihan, seminar baik nasional maupun internasional, serta diikutsertakan dalam berbagai kegiatan BI.

    HENDARTYO HANGGI | GABRIEL ANIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.