Perluas Usaha, CEO AirAsia Group Tony Fernandes Kini Dorong Bisnis Label Rekaman

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes. AP Photo/Tatan Syuflana

    CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes. AP Photo/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO AirAsia Group Tony Fernandes memutuskan untuk mendiversifikasikan bisnis setelah pandemi Covid-19 melumpuhkan lini bisnis penerbangan penumpang. Langkah yang diambil perusahaan itu adalah mendorong bisnis label rekaman.

    Tony menjelaskan, label rekaman telah menjadi milik AirAsia sejak akhir tahun 2019 lalu dan kini siap merilis single perdana ‘Passcode’ yang dinyanyikan oleh Jannine Weigel. Saat operasional penerbangan masih terimbas oleh Covid-19, kata dia, AirAsia harus menangkap momen ini untuk mempercepat dan menyempurnakan lini bisnis lainnya.

    Upaya menangkap peluang itu, menurut Tony, juga termasuk bisnis konten yang akan berperan besar dalam proses transisi AirAsia menjadi perusahaan digital dan super app. "Dan tentu saja RedRecords,” katanya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat, 18 September 2020.

    RedRecords merupakan label musik hasil kerja sama AirAsia dan Universal Music Group. Misi label ini adalah untuk menemukan bakat-bakat di Asean dan membawa artis Asia serta aliran pop Asia mendunia. Asia menyimpan potensi musik yang besar dan dipenuhi oleh talenta pop superstar yang siap mendunia.

    Maskapai AirAsia dan RedRecords berada di bawah naungan perusahaan yang sama, yaitu AirAsia Group. Perusahaan itu juga membawahi beragam lini bisnis lainnya, mulai dari e-commerce, layanan logistik Teleport, superapp airasia.com, restoran Santan, dan fintech BigPay.

    Lebih jauh Tony menjelaskan, single ini menandai kehadiran gelombang baru musik pop Asia, dan dia yakin genre A-Pop telah siap untuk mencuri perhatian dunia dengan dukungan RedRecords. Lagu ‘Passcode’ bertema dance-pop, dan diproduseri oleh seorang nominator Grammy Award, Tommy Brown.

    Tommy Brown sebelumnya dikenal dengan karyanya bersama Ariana Grande, Chris Brown, Fifth Harmony dan banyak artis lainnya. Lagu ini ditulis bersama oleh seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu Jessie Reyez dari Kanada.

    Adapun CEO RedRecords Hassan Choudury optimistis single perdana Jeannine Weigel itu akan meraup sukses. ”Dengan ambisi kami terhadap RedRecords, dan luasnya jangkauan pemasaran yang kami miliki, Jannine tentunya adalah pilihan yang sangat tepat untuk kontrak pertama kami,” katanya.

    BISNIS

    Baca: Begini Isi Surat Lengkap Bos AirAsia tentang Keuangan Perusahaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.