Bantuan untuk 1,8 Juta Guru Honorer Disiapkan, Skemanya seperti Subsidi Gaji

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam dialog khusus virtual yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Tempo Media Group, Kamis, 20 Agustus 2020.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam dialog khusus virtual yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Tempo Media Group, Kamis, 20 Agustus 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan program bantuan untuk 1,8 juta guru honorer. Skema bantuan ini akan seperti bantuan subsidi gaji untuk pegawai berpendapatan di bawah Rp 5 juta.

    "Ada program untuk guru honorer 1,8 juta, yang nanti dilaksanakan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan kebijakan yang sama dengan subsidi gaji," ujar Airlangga dalam konferensi video, Jumat, 18 September 2020.

    Airlangga mengatakan sebelumnya pegawai honorer sektor pendidikan juga sudah ada yang mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan untuk empat bulan melalui program subsidi upah yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan.

    Namun, pegawai honorer yang mendapat bantuan subsidi upah Kemenaker adalah mereka yang terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

    Sebelumnya, Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi menyalurkan subsidi gaji untuk guru honorer, tenaga kependidikan dan tenaga honorer Dinas Pendidikan di Pemerintah Daerah. Hingga 14 September 2020, subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.