Viral Foto Para Menteri Tak Pakai Masker, Ini Penjelasan Pemerintah

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Polisi menghimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker, mencuci dan dan menjaga jarak satu sama lain untuk menekan penyebaran virus Covid-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Anggota Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Polisi menghimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker, mencuci dan dan menjaga jarak satu sama lain untuk menekan penyebaran virus Covid-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan tetap menjalankan protokol kesehatan ketat dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) di Nusa Dua Bali, 21-22 Agustus 2020. Hal itu merespons foto yang viral di Twitter yang menunjukkan para menteri tidak mengenakan masker.

    "Terkait foto yang beredar di media sosial, foto tersebut diambil saat diadakan sesi foto bersama yang dilaksanakan di suasana alam terbuka, di bawah terik matahari, dan dilakukan dalam dua skema, menggunakan masker & melepas masker (setelah sesi foto masker langsung digunakan kembali)," tulis akun Twitter Kemenko Perekonomian, Rabu, 26 Agustus 2020.

    Dalam penjelasan melalui Twitter itu, disebutkan bahwa pelaksanaan acara RKTM wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yaitu wajib Swab Test bagi peserta rapat. Adapun lokasi dan layout ruang rapat diatur dengan physical-distancing. Panitia juga menyediakan dan masker dan hand sanitizer, termasuk pada saat kunjungan ke lapangan.

    Menurut keterangan Kementerian Koordinator Perekonomian, seluruh peserta rapat diwajibkan melakukan Swab Test di Jakarta (sebelum berangkat ke Bali). Setelah hasilnya dinyatakan negatif Covid-19, barulah peserta bisa mengikuti RKTM dan berangkat ke Bali. Adapun hasil Swab Test diterima pada Kamis pagi, 20 Agustus 2020.

    Selain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, RKTM juga dihadiri secara fisik oleh sembilan menteri, serta ada lima menteri yang melalui video-conference.  Acara RKTM, konferensi pers, dan foto bersama diliput secara terbuka oleh media sehingga media bisa menyaksikan sendiri secara langsung bahwa keseluruhan pelaksanaan acara menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tanpa mengurangi efektivitas acara.

    Selama pelaksanaan Rapat Koordinasi pada acara RKTM 2020, seluruh peserta (para menteri) dan pendamping (para Eselon I) wajib selalu menggunakan masker.

    Baca juga: Ganjar Minta Pejabat Tertib Pakai Masker


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.