Harga Emas Dunia Meroket Tembus Rekor Baru USD 1.975,86, Apa Sebabnya?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menerima uang tunai setelah menjual perhiasannya di sebuah toko emas di Bangkok, Thailand, 16 April 2020. Harga emas di Thailand mencapai level tertinggi sejak 2012. REUTERS/Jorge Silva

    Warga menerima uang tunai setelah menjual perhiasannya di sebuah toko emas di Bangkok, Thailand, 16 April 2020. Harga emas di Thailand mencapai level tertinggi sejak 2012. REUTERS/Jorge Silva

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas dunia terus melejit dan mencapai rekor baru pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2020 waktu setempat. Harga emas spot naik 0,98 persen atau 19,22 poin menjadi US$ 1.975,86 per troy ounce, setelah bergerak di rentang US$ 1.955,41 - US$ 1.983,36.

    Meroketnya harga emas mencatatkan kenaikan bulanan terbesar sejak 2016 karena didorong oleh pelemahan dolar AS dan iklim suku bunga rendah. Harga emas spot juga ditutup di level tertinggi sepanjang masa, menembus rekor sebelumnya yang dicetak dua hari lalu di level US$ 1.970.

    Sepanjang bulan Juli 2020, harga emas naik 10 persen. Sementara bila dibandingkan sejak awal tahun 2020, harga emas spot sudah melejit 30,22 persen.

    Sementara itu, harga emas Comex kontrak Desember 2020 naik 0,97 persen atau 19,1 poin menuju US$ 1.985,9 per troy ounce. Harga sempat menyentuh level tertinggi di US$ 2.005,4.

    Bloomberg mencatat, harga emas melonjak ke rekor tertinggi baru didorong oleh pelemahan dolar dan suku bunga rendah. Sementara harga perak menuju bulan terbaiknya sejak 1979.

    Sejalan dengaN tren tersebut, Exchange Traded Funds (ETF) meningkatkan kepemilikan emas dan perak untuk mengantisipasi kekhawatiran pasar memicu permintaan terhadap aset yang dianggap aman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.