Pesan Sri Mulyani di Hari Anak Nasional: Bebaskanlah Kreativitas

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyampaikan materi disela-sela Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 1 Jakarta, Senin, 4 November 2019. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian jajaran Kemenkeu terhadap generasi muda dan bangsa Indonesia. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berpesan untuk anak-anak di seluruh Indonesia pada Hari Anak Nasional 23 Juli. Dia mengajak para anak-anak saat ini bermain hanya di tempat masing-masing bersama ayah, bunda, kakak, atau adik.

"Bebaskanlah pikiran dan kreativitas meski waktu dan ruang terbatas. Tetaplah bercita-cita tinggi untuk masa depanmu nanti," kata Sri Mulyani dalam akun Instagramnya, Kamis, 23 Juli 2020.

Dia berpesan pada anak-anak untuk terus berharap dan berdoa agar pandemi Covid-19 segera pergi.

Menurut dia, anak-anak perlu mengingat masa ini sebagai sejarah hidup ke depan, di mana bertahan, belajar bangkit, dan menjadi pahlawan dalam kehidupan. Dia berharap anak-anak Indonesia tetap ceria dengan cara masing-masing dan tetap menyemangati orang-orang di sekitar.

"Kalian harapan ayah dan bunda, Kalian harapan bangsa, Kalian masa depan Indonesia, Selamat Hari Anak Nasional 2020 Anak Terlindungi, Indonesia Maju #AnaklndonesiaGembiradiRumah," kata Sri Mulyani.

Dia mengatakan tak mudah menjalani hari-hari belajar mandiri selama pandemi. Pasti, kata dia, anak-anak tidak bisa bermain bebas dengan teman-teman di kelas.

Pandemi Covid-19, kata dia, bukanlah cerita indah, karena, dunia tempat bermain dan belajar anak-anak, sementara waktu ditutup atau dibatas aturan penggunaan masker dan jaga jarak diri.

"Jika karena pandemi kini waktu bertemu bersama ayah bunda jadi leluasa, maka bersyukurlah. Jika kamu rindu melihat dunia di luar sana, bersabarlah," ujar Sri Mulyani.

HENDARTYO HANGGI






Belanja Infrastruktur 2023 Rp 392,1 Triliun, Sri Mulyani: Untuk Selesaikan PSN, IKN dan...

2 jam lalu

Belanja Infrastruktur 2023 Rp 392,1 Triliun, Sri Mulyani: Untuk Selesaikan PSN, IKN dan...

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan anggaran belanja negara tahun 2023 untuk infrastruktur di Indonesia sebesar Rp 392,1 triliun.


Hadapi Krisis 2023, Sri Mulyani: Belanja Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp 104,2 T

2 jam lalu

Hadapi Krisis 2023, Sri Mulyani: Belanja Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp 104,2 T

Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja negara pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp 3.061,2 triliun.


Sri Mulyani Targetkan Pendapatan Negara Tahun Depan Rp 2.463 T: Cermin Kehati-hatian

3 jam lalu

Sri Mulyani Targetkan Pendapatan Negara Tahun Depan Rp 2.463 T: Cermin Kehati-hatian

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan APBN 2023 dirancang untuk tetap menjaga optimisme dan sekaligus pemulihan ekonomi.


Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

3 jam lalu

Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

Sri Mulyani menyatakan Indonesia dapat menangani pandemi sekaligus mengelola dampak sangat baik dibandingkan banyak negara-negara lain di dunia.


6 Fokus Jokowi untuk APBN 2023, dari Penguatan SDM hingga Infrastruktur

4 jam lalu

6 Fokus Jokowi untuk APBN 2023, dari Penguatan SDM hingga Infrastruktur

Besaran APBN 2023 sebesar Rp3.061,2 triliun; dengan defisit Rp598,2 triliun atau 2,84 persen.


APBN 2023 Rp3.061,2 Triliun, Anggaran Ketahanan Pangan Terkecil

4 jam lalu

APBN 2023 Rp3.061,2 Triliun, Anggaran Ketahanan Pangan Terkecil

Alokasi APBN 2023 itu terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp2.246,5 triliun rupiah, dan transfer ke daerah sebesar Rp814,7 triliun.


Jokowi Serahkan DIPA dan TKDD 2023 ke 53 Kementerian dan Lembaga

4 jam lalu

Jokowi Serahkan DIPA dan TKDD 2023 ke 53 Kementerian dan Lembaga

Jokowi telah menyerahkan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2023 kepada 53 kementerian dan lembaga.


Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

18 jam lalu

Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

Lewat cuitannya, Susi Pudjiastuti berpendapat dana itu bakal lebih baik jika digunakan untuk membangun 30 gedung sekolah.


Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

1 hari lalu

Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

Jokowi mengatakan investasi asing yang tengah dikejar pemerintah pusat menjadi percuma apabila APBD sendiri tidak dibelanjakan.


Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Maluku 27 Persen: Tertinggi di Dunia

1 hari lalu

Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Maluku 27 Persen: Tertinggi di Dunia

Menurut Jokowi, pertumbuhan di Maluku Utara itu adalah buah hasil upaya pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri dan pembangunan infrastruktur.