Garuda Tergelincir di Bandara Makassar, Penumpang Dievakuasi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir di Landasan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, 2 Juni 2015. 144 penumpang dan delapan crew berhasil keluar dari pesawat dengan keadaan selamat. TEMPO/Fahmi Ali

    Pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir di Landasan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, 2 Juni 2015. 144 penumpang dan delapan crew berhasil keluar dari pesawat dengan keadaan selamat. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 613 tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan hari ini, Rabu, 1 Juli 2020, pukul 18.56 WITA. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan tak ada korban jiwa dari insiden tersebut.

    "Dapat kami sampaikan pula bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat pada penerbangan GA 613 tersebut telah dievakuasi dari pesawat dengan selamat," kata Irfan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 Juli 2020.

    Pesawat rute Makassar-Jakarta itu mengangkut 14 penumpang dan 12 kru pesawat. Seluruhnya telah dievakuasi ke terminal.

    Menurut dia, Garuda bakal memberi kebijakan pemulihan pelayanan atau recovery service kepada penumpang. Garuda Indonesia, dia melanjutkan, menyediakan akomodasi bagi penumpang untuk kembali diterbangkan pada 2 Juli. Irfan meminta maaf atas kejadian itu.

    "Selanjutnya, Garuda Indonesia bersama pihak otoritas terkait sedang melakukan pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut mengenai penyebab kejadian tersebut," kata dia.

    Sementara pesawat masih berada di landasan pacu (runway) bandara hingga pukul 21.00 WITA. Petugas tengah berupaya memindahkan pesawat dengan mobil pendorong.

    Pesawat GA 613 bertipe Airbus 330-300 dengan nomor registrasi PK-GHD. Informasi dari PT Angkasa Pura I (Persero) bahwa pesawat tersebut tidak mengalami kerusakan berarti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.