Satu Penumpang Rute Sorong Positif Covid, Ini Respons Garuda

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di  pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat 1 Mei 2020 malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri geelombang kedua dengan memulangkan 347 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Lutfi Andaru

    Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat 1 Mei 2020 malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri geelombang kedua dengan memulangkan 347 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Lutfi Andaru

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengkonfirmasi kabar yang menyatakan satu penumpangnya positif Covid-19. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2020, dalam penerbangan rute Jakarta-Sorong dengan nomor registrasi GA 682.

    "Garuda bersama stakeholder terkait melakukan koordinasi dan komunikasi intensif mengenai tindak lanjut atas kondisi tersebut guna memastikan prosedur protokol kesehatan penerbangan pada masa transisi new normal berjalan dengan optimal," ujar Irfan dalam keterangannya, Ahad, 28 Juni 2020.

    Irfan menjelaskan, seluruh penumpang itu sebelumnya sudah memperoleh validasi dan proses clearance dari otoritas terkait. Otoritas yang dimaksud adalah Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

    Proses ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan protokol kesehatan bagi penumpang yang akan melakukan penerbangan. Adapun persyaratan itu mengacu pada ketentuan Tim Gugus Tugas.

    Kemudian, selama penerbangan, Irfan menyatakan maskapainya telah menjalankan prinsip jaga jarak fisik atau physical distancing. Di dalam pesawat, ia pun mengklaim total penumpang hanya berjumlah 62 persen dari seluruh kapasitas yang tersedia.

    Sebagai langkah lanjutan, Irfan memastikan Garuda Indonesia menjalankan prosedur protokol kesehatan terhadap armada serta awak kabin yang bertugas pada penerbangan tersebut. Di antaranya meliputi prosedur disinfeksi armada dan karantina mandiri.

    Ke depan, Irfan menjamin perusahaan akan memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan optimal dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

    Lebih lanjut, kata dia, peran dan dukungan masyarakat untuk menjalankan prosedur protokol kesehatan penerbangan dengan baik juga merupakan aspek penting. "Ini memastikan komitmen bersama penanganan pandemi berjalan secara berkesinambungan," ucapnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.