Teten Masduki: Program Bisnis Pensiunan PNS Taspen Patut Ditiru

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki menilai program Kios Warga yang diluncurkan PT Taspen (Persero) untuk pensiunan PNS bisa menjadi model pengembangan lebih luas untuk pensiunan di pemerintah.

    "Patut ditiru kementerian lain untuk siapkan pada PNS yang mau masuk pensiun," kata Teten dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020.

    Menurut dia, kementerian bisa menyediakan modal pembiayaan dan kesempatan usaha bagi para pegawai mereka yang akan memasuki masa pensiun. "Sekarang banyak modelnya seperti Kios Warga yang memberikan kesempatan luas bagi PNS, untuk memulai usaha baru dengan lebih mudah," kata dia.

    Program Kios Warga yang diluncurkan Rabu pagi ini adalah satu dari sejumlah produk dalam program Wirausaha Pintar Taspen. Sebanyak 2,7 juta dari 6,8 juta anggota Taspen adalah pensiunan.

    Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktur Utama PT Taspen Antonius Kosasih menyebut 93 persen PNS belum mengetahui kegiatan pasca pensiun. Selain itu, 7 dari 10 PNS tetap harus bekerja setelah pensiun.

    Meski baru diluncurkan secara resmi, program Kios Warga ini berjalan sejak akhir tahun lalu. Para pensiunan PNS di sejumlah daerah pun sudah membuka warung kelontong Kios Warga di daerah mereka masing-masing. Sebagian menyatakan telah mendulang pendapatan hingga Rp 400 ribu per hari setelah membuka kios beberapa bulan.

    Antonius pun mengatakan program ini ditargetkan bisa membuat para pensiunan PNS tetap berdaya meski sudah pensiun. Bahkan, kata dia, Taspen ingin program ini tidak hanya dimulai PNS setelah benar-benar pensiun, tapi lebih awal. "Jadi enggak harus nunggu pensiun dulu,' kata dia,

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?