Jadi Komisaris Adhi Karya, Berikut Rencana Yustinus Prastowo

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yustinus Prastowo. antaranews.com

    Yustinus Prastowo. antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo, resmi diangkat sebagai Komisaris PT Adhi Karya (Persero) Tbk dalam RUPST yang digela pada Kamis, 4 Juni 2020. Seusai pengangkatannya, Prastowo mengatakan memiliki dua fokus utama untuk perusahaan.

    Fokus pertama adalah terkait sekuritisasi aset. "Sekuritisasi aset (Adhi Karya) sangat potensial," tuturnya saat dihubungi Tempo pada Jumat, 5 Juni.

    Sekuritisasi aset merupakan penjaminan pendapatan yang dihasilkan perusahaan pelat merah pada masa mendatang. Adapun fokus kedua merupakan isu pembiayaan. Prastowo menjelaskan, perlu waktu untuk mempelajari kondisi perseroan.

    Menurut Prastowo, di masa-masa ini, tantangan bagi BUMN yang bergerak di sektor kontruksi tidak mudah. Namun, ia optimitstis Adhi Karya akan memiliki kinerja lebih baik ke depan. Apalagi, menurut dia, penugasan-penugasan perusahaan yang dikerjakan dalam skema proyek strategis nasional (PSN) akan mendatangkan banyak manfaat bagi publik.

    Terkait pengangkatannya sebagai Komisaris Adhi Karya, Prastowo menyebut tengah menjalankan penugasan sebagai portofolio Kementerian Keuangan yang menjadi pemegang saham perusahaan. "Tentu saya akan menjalankan tugas sesuai mandat pemegang saham sebaik-baiknya, terutama membantu sesuai bidang keahlian saya di keuangan dan perpajakan," tuturnya.

    Kemarin, Adhi Karya mengumumkan susunan baru jajaran direksi dan komisaris perseroan dalam RUPST. Berikut ini nama-nama yang ditunjuk.

    Dewan Komisaris:
    Dodi Usodo Hargo (Komisaris Utama)
    Cahyo R. Muzhar (Komisaris)
    Yustinus Prastowo (Komisaris)
    Widiarto (Komisaris)
    Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
    Abdul Muni (Komisaris Independen)

    Direksi:
    Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
    Suko Widigdo (Direktur Operasi 1)
    Pundjung Setya Brata (Direktur Operasi 2)
    A.A G. Agung Darmawan (Direktur Keuangan)
    Agus Karianto (Direktur SDM)
    Partha Sarathi (Direktur Quality, Health, Safety and Environment dan Pengembangan)



    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?