Penerapan New Normal, Operator Angkutan Usulkan Kenaikan Tarif

Petugas gabungan mengarahkan kendaraan untuk keluar Tol Cikarang Barat, di ruas Tol Cikampek, Jawa Barat, Ahad, 26 April 2020. Larangan mudik dan sosialisasi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ruas tol itu guna mencegah penyebaran COVID-19 dengan membatasi kendaraan pribadi dan angkutan umum yang melintas. ANTARA/Saptono

TEMPO.CO, Jakarta – Para pengelola angkutan umum mengusulkan tarif penumpang bisa dinaikkan bersamaan dengan penerapan protokol kegiatan dengan cara baru alias new normal. Pasalnya, pembatasan kapasitas armada masih akan berlaku di tengah fase penormalan tersebut.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Pengusaha Angkutan Darat, Ateng Aryono, mengatakan kenaikan tarif diperlukan untuk menyeimbangkan keuangan operator yang beroperasi dengan separuh kapasitas kursi. “Dalam new normal, tingkat permintaan pun tak akan kembali seperti biasanya,” ujarnya kepada Tempo, Rabu 3 Juni 2020.

Dengan kapasitas normal saja, kata Ateng, pengusaha angkutan jalan umumnya hanya bisa mendapat laba 10 persen setelah melunasi pajak dan biaya operasional. Angka itu pun hanya jika keterisian kendaraan minimal menyentuh 65 persen. Saat ini, jumlah kursi yang boleh dipakai hanya separuh sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Yang sudah setengah itu juga mungkin hanya akan terisi 30 persen karena penumpang belum ingin bepergian, cash flow pasti kacau,” katanya.

Meski begitu, Ateng mengatakan forumnya belum bisa mengusulkan berapa besaran kenaikan tarif hingga aturan new normal terbit. “Selama masih berandai-andai soal bentuk new normal, kami tidak tahu seberapa tarif harus naik.”

Bila merujuk rencana Kementerian Koordinator Perekonomian, pemulihan kegiatan pun digelar bertahap dalam lima fase, mulai dari pembukaan bisnis sektor tertentu pada awal bulan ini, kemudian melebar ke sektor strategis lain, hingga akhirnya bersifat menyeluruh pada Agustus mendatang. Menurut Ateng, pangsa penumpang angkutan jalan, baik di dalam dan luar kota pun tak akan kembali dengan cepat.  “Anak sekolah dan peserta tur wisata itu salah satu pasar besar, sepertinya tak ada di fase awal new normal.”  

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (persero), Didiek Hartantyo, pun mengusulkan penyesuaian tarif perjalanan, khususnya yang jarak jauh. Usul itu pun masih tertahan hingga aturan new normal terbit. “Okupansi hanya 50 persen, otomatis kami akan berkomunikasi dengan pemerintah soal kemungkinan kenaikan tarif,” katanya.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, juga sempat mengusulkan  kenaikan batas tarif tiket penerbangan, untuk menghadapi masa new normal. Namun, kata dia, perusahaan juga menunggu kejelasan skema penormalan transportasi udara. "Ditunggu saja deh,” ucapnya.

Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Sigit Irfansyah, mengatakan usulan tarif juga masih dibahas dalam penyusunan regulasi angkutan new normal. “Nanti kan perubahannya bagaimana tergantung fase new normal juga, masih harus dirumuskan dulu,” tuturnya.

FRANSISCA CHRISTY ROSANA | YOHANES PASKALIS

 






Tarif Angkutan Penyeberangan Naik, Kemenhub: Kami Mendengar Suara Operator Kapal

13 jam lalu

Tarif Angkutan Penyeberangan Naik, Kemenhub: Kami Mendengar Suara Operator Kapal

Kemenhub menyatakan sudah mendengarkan suara Gapasdap sebelum menaikkan tarif angkutan penyeberangan.


Ini Hasil Pertemuan Kemenhub dengan Operator Kapal Soal Tarif Angkutan Penyeberangan

1 hari lalu

Ini Hasil Pertemuan Kemenhub dengan Operator Kapal Soal Tarif Angkutan Penyeberangan

Khoiri Soetomo membeberkan hasil pertemuan Gapasdap dengan Kemenhub.


Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

1 hari lalu

Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

Kemenhub mengatakan belum menerima laporan dari perwakilan ojol soal aplikator yang melanggar aturan tarif.


Sebut Medan Mulai Macet, Menhub Ajak Masyarakat Gunakan Angkutan Massal

4 hari lalu

Sebut Medan Mulai Macet, Menhub Ajak Masyarakat Gunakan Angkutan Massal

Menhub dan Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau proyek pembangunan jalur kereta api (KA) layang Medan-Binjai Tahap II, Sabtu, 24 September 2022.


Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

5 hari lalu

Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 1,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).


Ekonom Ungkap Kenaikan Tarif Penyeberangan Bakal Membuat Harga Barang Terbang

5 hari lalu

Ekonom Ungkap Kenaikan Tarif Penyeberangan Bakal Membuat Harga Barang Terbang

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menanggapi wacana kenaikan tarif angkutan penyeberangan.


Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik, Ekonom: Pemerintah Tahan Inflasi

5 hari lalu

Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik, Ekonom: Pemerintah Tahan Inflasi

Tauhid Ahmad menyebutkan pemerintah belum menaikkan tarif angkutan penyeberangan karena untuk menahan inflasi.


Pengusaha Kapal Akan Demo di DPR dan Istana Tuntut Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan

6 hari lalu

Pengusaha Kapal Akan Demo di DPR dan Istana Tuntut Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan

Pengusaha menuntut kenaikan tarif angkutan kapal penyeberangn seiring melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM).


Pengemudi Ojek Online Desak Jokowi Turun Tangan Atasi Masalah Dugaan Pelanggaran Aplikator

6 hari lalu

Pengemudi Ojek Online Desak Jokowi Turun Tangan Atasi Masalah Dugaan Pelanggaran Aplikator

Sejumlah aplikator, menurut pengemudi ojek online, telah memotong komisi di atas 15 persen.


Cerita Driver Online yang Tarifnya Dipotong Aplikator 35 Persen

7 hari lalu

Cerita Driver Online yang Tarifnya Dipotong Aplikator 35 Persen

Pekan lalu, Driver Online Indonesia atau Drone berunjuk rasa di kantor Grab Indonesia dan Gojek.