PT KAI Perpanjang Operasional Kereta Api Luar Biasa hingga 7 Juni

Penumpang berada di dalam gerbong kereta api luar biasa (KLB) relasi Gambir - Surabaya Pasarturi di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. KLB beroperasi mulai 12 hingga 31 Mei 2020 tersebut melayani rute Gambir-Surabaya Pasarturi (Lintas Utara), Gambir-Surabaya Pasarturi (Lintas Selatan), serta Bandung-Surabaya Pasarturi. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang masa pengoperasian kereta api luar biasa atau KLB hingga 7 Juni 2020. Sebelumnya, kereta khusus ini hanya beroperasi sampai 31 Mei 2020.

Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan kebijakan ini disesuaikan dengan peraturan pemerintah terkait larangan mudik. Aturan perpanjangan operasional KLB juga sejalan dengan terbitnya Surat Edaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Nomor UM.006/A.518/DJKA/20 pada 29 Mei 2020.

"KLB kami tujukan untuk melayani masyarakat yang dikecualikan sesuai dengan aturan pemerintah," tutur Joni, Ahad, 31 Mei 2020.

Joni menerangkan, selama operasional KAI berlaku untuk keperluan khusus, KLB akan melayani penumpang di tiga rute. Rute itu di antaranya Stasiun Gambir-Surabaya Pasarturi lintas selatan PP, Gambir-Surabaya Pasarturi lintas utara PP, dan Bandung-Surabaya Pasar Turi PP.

Adapun mulai 1 Juni esok, perjalanan KLB dari arah Surabaya ini hanya akan beroperasi setiap tanggal ganjil. Sedangkan KLB dari arah Jakarta dan Bandung akan beroperasi setiap tanggal genap.

Joni menerangkan, bagi penumpang yang ingin membeli tiket KLB, mereka tetap harus membawa persyaratan khusus sesuai dengan yang diatur oleh SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2020. Misalnya menunjukkan dokumen hasil tes PCR atau rapid test.

Penumpang juga mesti membawa Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) DKI Jakarta bagi calon penumpang yang akan keluar atau masuk Ibu Kota. Joni melanjutkan, penjualan tiket hanya dilakukan di stasiun keberangkatan mulai H-2 keberangkatan. Pembelian tiket ini, kata dia, tidak dapat diwakilkan.

Dengan diperpanjangnya jadwal perjalanan KLB, layanan angkutan barang yang dirangkaikan dengan gerbong kereta penumpang. Selain untuk keperluan efisiensi, upaya ini dilakukan supaya masyarakat semakin mudah untuk mengirimkan barang.

“Kami harap masyarakat terbantu dengan adanya perjalanan KLB. Layanan KLB ini juga akan terus kami evaluasi pengoperasiannya,” tutur Joni.

Ihwal mekanisme pengoperasiannya, Joni menerangkan KAI membatasi kapasitas angkut maksimal 50 persen dari total tempat duduk yang tersedia untuk mendukung gerakan jaga jarak fisik atau physical distancing. Perseroan pun akan membuat tanda batas antre dan marka pada tempat duduk di stasiun dan kereta untuk menerapkan physical distancing.

"Kemudian kami menyediakan alat pengukur suhu badan, ruang isolasi, pos kesehatan, sanitizer, wastafel portable di stasiun," tutur Joni. Di samping itu, untuk menjaga kenyamanan penumpang, petugas akan rutin membersihkan fasilitas dengan disinfektan.






Usulan Harga Tiket LRT Jabodebek Tak Berubah Meski Jadwal Operasi Molor

1 hari lalu

Usulan Harga Tiket LRT Jabodebek Tak Berubah Meski Jadwal Operasi Molor

Meskipun operasi LRT mundur, KAI kemungkinan tidak mengubah harga tiket yang akan ditetapkan Kementerian Perhubungan.


Bos INKA Curhat Ribuan Kereta Uzur: Angkutan Penumpang Biasanya Kurang Feasible

2 hari lalu

Bos INKA Curhat Ribuan Kereta Uzur: Angkutan Penumpang Biasanya Kurang Feasible

Direktur Utama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA Budi Noviantoro menceritakan saat ini ada ribuan kereta yang umurnya terlampau tua atau uzur


Tidak Perlu Lagi Pakai KTP, PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Bandung

3 hari lalu

Tidak Perlu Lagi Pakai KTP, PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Bandung

PT KAI melakukan uji coba face recognition boarding gate untuk memudahkan dan memangkas antrean penumpang.


KAI Siapkan Duit Rp 20 Miliar untuk Pasang Solar Panel di 40 Stasiun

7 hari lalu

KAI Siapkan Duit Rp 20 Miliar untuk Pasang Solar Panel di 40 Stasiun

KAI meresmikan penggunaan pembangkit solar panel di Stasiun Gambir dengan daya 40,5 kWp dan gedung Jakarta Railway Center (JRC) dengan daya 40 kWp.


Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC, KAI Klaim Hemat Biaya Listrik 10 Persen

7 hari lalu

Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC, KAI Klaim Hemat Biaya Listrik 10 Persen

KAI menggelontorkan Rp 1 miliar untuk memasang solar panel di dua tempat.


KAI Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC

7 hari lalu

KAI Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC

Pemasangan solar panel itu merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-77 KAI


Saat Aroma Kopi dari Loko Coffee Pikat Pengunjung Malioboro

9 hari lalu

Saat Aroma Kopi dari Loko Coffee Pikat Pengunjung Malioboro

Loko Coffee Roastary itu saat ini sudah beroperasi penuh setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.


Kerabat Sultan Deli Temui Yusril Ihza Mahendra Bahas Sengketa Tanah Kesultanan Deli Vs Pemerintah RI

10 hari lalu

Kerabat Sultan Deli Temui Yusril Ihza Mahendra Bahas Sengketa Tanah Kesultanan Deli Vs Pemerintah RI

Kerabat Sultan Deli akan berikan kuasa kepada Yusril Ihza Mahendra jika musyawarah sengketa Tanah Kesultanan Deli dengan Pemerintah RI tidak berhasil.


KAI Rilis Kereta Hype Trip untuk Penumpang Milenial, Apa Bedanya?

10 hari lalu

KAI Rilis Kereta Hype Trip untuk Penumpang Milenial, Apa Bedanya?

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengatakan Hype Trip merupakan pilot project KAI yang diterapkan pada KA Taksaka.


Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

10 hari lalu

Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

Perjalanan kereta api dengan konsep Hype Trip ini merupakan bagian dari peningkatan layanan KAI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-77 KAI.