Soal Terpilihnya Iman Brotoseno, Dewas TVRI Diminta Mundur

Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin (kiri) dan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu TVRI terpilih, Iman Brotoseno (kanan) melakukan rapat perdana usai pelantikan di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2020. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Empat anggota Dewan Pengawas (Dewas) TVRI diminta untuk meletakkan jabatannya alias mundur. Tuntutan ini datang dari Komite Penyelamat TVRI di tengah polemik seputar pemilihan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu untuk masa tugas 2020-2022, Iman Brotoseno.

“Kami meminta pemangku kepentingan TVRI memberhentikan Dewas Pengawas atas penggunaan kewenangan secara sewenang-wenang,” kata Ketua Komite Penyelamat TVRI Agil Samal dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2020.

Sebelumnya, Iman resmi dilantik menjadi bos baru TVRI pada Rabu, 27 Mei 2020. Iman terpilih setelah mengalahkan sejumlah calon lain dalam proses seleksi. Namun kemudian, pemilihan Iman menuai kontroversi. Mulai rekam jejak Iman hingga proses pemilihan yang dinilai menyalahi sejumlah aturan.

Komite penyelamat menilai pemilihan ini membawa implikasi buruk terhadap citra dan marwah lembaganya. Situasi ini terjadi karena sejumlah faktor, berikut di antaranya:

Pertama, proses seleksi tidak berdasarkan aturan yang berlaku dan tidak patuh pada lembaga legislatif yang menaungi TVRI. Kedua, Dewas tidak menjadi proses uji kelayakan sebagai instrumen seleksi yang bersih. “Termasuk bersih rekam jejak kandidat, uji kelayakan hanya formalitas belaka,” kata dia.

Ketiga, Dewas mengambil keputusan strategis secara sewenang-wenang dan menimbulkan kesan buruk pada TVRI. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap pejabat yang menduduki jabatan strategis di TVRI menurun. “Juga memperburuk disharmoni di dalam tubuh TVRI, barik secara vertikal dan horisontal,” kata dia.

Tempo mencoba meminta tanggapan Ketua Dewas TVRI Arief Hidayat Thamrin soal tuntutan mundur tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan dan panggilan telepon yang disampaikan belum berbalas.

Sebelumnya, Arief Hidayat menyampaikan bahwa seluruh proses seleksi Direktur Utama LPP TVRI (PAW) dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap menghormati rekomendasi Komisi I DPR RI sebagai mitra LPP TVRI dan proses seleksi ini juga tidak memerlukan izin KASN.

Sementara itu, Iman kemarin telah memberikan penjelasan soal rekam jejaknya yang banyak disorot publik usai pelantikan. Di media sosial, rekam jejak Iman diungkap, mulai dari pekerjaannya di Majalah Playboy hingga beberapa cutian lamanya di Twitter yang dinilai vulgar.

Menurut Iman, setiap orang tentu memiliki rekam jejak di masa lalu, termasuk berupa kesalahan tanpa sengaja. “Saya bertanggung jawab atas apa yang sudah saja tulis di media sosial,” kata dia.

FAJAR PEBRIANTO






Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

8 hari lalu

Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

Johnny G. Plate mengatakan Presiden Jokowi telah mengirimkan 15 nama calon anggota dewan pengawas LPP TVRI ke DPR


Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

34 hari lalu

Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

Sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia, TVRI memiliki sejarah panjang. Berbagai acara pernah lekat di masyarakat, acara apakah favoritmu dulu?


Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

35 hari lalu

Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

Pemerintah Indonesia pada 1961 memutuskan untuk memasukkan proyek media massa televisi (TVRI) ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV 1962.


24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

35 hari lalu

24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

Tanggal tersebut saat ini dikenal sebagai hari kelahiran Televisi Republik Indonesia atau TVRI sebagai jaringan televisi pertama di Indonesia


Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

48 hari lalu

Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai sekarang ruang publik dipenuhi oleh isu negatif, disinformasi, dan berita bohong.


Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

55 hari lalu

Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

Pada masa pemerintahan Orde Baru, rambut gondrong mendapatkan stigma negatif, bahkan dilarang.


Pak Kasur, Sosok Legendaris Dunia Anak-Anak Indonesia, Begini Asal Namanya

28 Juli 2022

Pak Kasur, Sosok Legendaris Dunia Anak-Anak Indonesia, Begini Asal Namanya

Pak Kasur salah satu tokoh di Indonesia yang erat kaitannya dengan isu pendidikan anak-anak. Begini profilnya.


Persahabatan Bob Tutupoly dan Koes Hendratmo, Duo Legenda Pembawa Acara Kuis pada Masanya

6 Juli 2022

Persahabatan Bob Tutupoly dan Koes Hendratmo, Duo Legenda Pembawa Acara Kuis pada Masanya

Dua sahabat karib ini, Bob Tutupoly dan Koes Hendratmo merupakan pembawa acara kondang pada masanya. Apa saja acara kuis yang pernah mereka bawakan?


Orang Lama Pasti Tahu Pak Tino Sidin, Jadi Satu Nama Jalan Baru di Jakarta

2 Juli 2022

Orang Lama Pasti Tahu Pak Tino Sidin, Jadi Satu Nama Jalan Baru di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mengganti 22 nama jalan, salah satunya Jalan Cikini VII di Jakarta Pusat menjai Jalan Tino Sidin. Orang lama pasti tahu siapa dia.


Masa Jabatan Anggota Dewan Pengawas TVRI Diperpanjang 3 Bulan

10 Juni 2022

Masa Jabatan Anggota Dewan Pengawas TVRI Diperpanjang 3 Bulan

Perpanjangan masa jabatan Dewan TVRI dilakukan karena proses seleksi calon anggota Dewas LPP TVRI periode 2022-2027 belum rampung.