Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 19,2 T untuk Lebaran 2020

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan bank mengitung uang 100 dolar amerika di Bank Mandiri Pusat, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, semakin tertekan dampak wabah COVID-19. Rupiah ditutup melemah 240 poin atau 1,61 persen menjadi Rp15.173 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.933 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan bank mengitung uang 100 dolar amerika di Bank Mandiri Pusat, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, semakin tertekan dampak wabah COVID-19. Rupiah ditutup melemah 240 poin atau 1,61 persen menjadi Rp15.173 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.933 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sejak 4 Mei 2020 telah menyiapkan uang tunai Rp 19,2 triliun untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

    “Jumlah itu turun 24 persen dibandingkan jumlah yang disiapkan pada musim sebelumnya karena penerapan PSBB sehingga cuti bersama lebih singkat dan himbauan untuk tidak mudik,” kata Direktur Operasi Bank Mandiri Panji Irawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.

    Ia menyebutkan mayoritas dari alokasi tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian uang tunai ATM Bank Mandiri yaitu Rp 1,7 triliun per hari pada masa libur Lebaran.

    Panji juga memastikan Bank Mandiri menyiapkan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi pada channel pembayaran elektronik seperti ATM, SMS Banking, Mandiri Online, dan Mandiri Call 14000.

    “Itu agar tidak ada gangguan dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga,” katanya.

    Bank Mandiri menyiagakan 121 kantor cabang yang akan tetap beroperasi secara terbatas dan melayani nasabah secara bergantian pada periode 21 hingga 25 Mei 2020.

    “Pengoperasian cabang-cabang ini merupakan implementasi komitmen kami agar dapat terus melayani kebutuhan nasabah termasuk pada hari besar keagamaan,” kata Panji.

    Dia mengatakan tahun ini jumlah cabang yang beroperasi lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena mengikuti pemberlakuan PSBB di sejumlah wilayah di Indonesia.

    Sebanyak 121 kantor cabang itu akan memberikan layanan sejak pukul 09.00 hingga 14.00, sedangkan khusus pada 24 Mei 2020 yakni bertepatan dengan perayaan Idul Fitri, seluruh kantor Bank Mandiri tidak beroperasi.

    Adapun informasi lengkap tentang cabang-cabang yang tetap beroperasi pada periode libur ini dapat diakses melalui link bmri.id/operasionalcabang serta layanan Mandiri Call 14000.

    Sementara itu, pelayanan yang diberikan pada periode tersebut adalah cek saldo, setor dan tarik tunai, pemindahbukuan, penggantian kartu, pembukaan blokir, serta pembayaran delivery order SPBU ke Pertamina.

    Panji menuturkan nasabah dapat melakukan transaksi tarik tunai, transfer antar cabang, dan pembayaran bulanan melalui jaringan elektronik (e-channel) Bank Mandiri.

    E-channel Bank Mandiri meliputi 18.291 unit Mandiri ATM yang terhubung ke jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus.

    Kemudian juga meliputi lebih dari 250 ribu unit mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia serta layanan Mandiri Online, Mandiri e-money, dan Mandiri cash management.

    Tak hanya itu, Bank Mandiri memiliki lebih dari 58 ribu mandiri agen untuk membantu nasabah melakukan transaksi seperti tarik dan setor tunai, transfer antar rekening Mandiri dan bank lain, pembayaran PLN, BPJS, serta pembelian pulsa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.