KCI Minta Bantuan Pemda, 3 Penumpang KRL Positif Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang KRL Commuterline memasuki kereta di stasiun Juanda saat berlakunya masa PSBB di Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2020. Sumber data tersebut berasal dari sidak dari 14 April hingga 24 April 2020. ANTARA/Paramayuda

    Penumpang KRL Commuterline memasuki kereta di stasiun Juanda saat berlakunya masa PSBB di Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2020. Sumber data tersebut berasal dari sidak dari 14 April hingga 24 April 2020. ANTARA/Paramayuda

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) meminta bantuan pemerintah daerah setelah ditemukannya tiga penumpang kereta commuter line yang positif mengidap corona. VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan setelah kerja sama untuk melakukan test swab ini, pihaknya terbuka untuk mencari solusi bersama dengan seluruh pemerintah daerah.

    "(Kami) terbuka sangat terbuka untuk mencari solusi bersama untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota/Kabupaten terkait untuk menemukan solusi guna bersama-sama menyaring masyarakat yang akan naik KRL sehingga physical distancing bisa tercapai lebih maksimal sementara tetap dapat melayani masyarakat yang benar-benar memerlukan transportasi publik," tuturnya, Senin, 4 Mei 2020.

    Dia menyampaikan selama PSBB ini volume penumpang sudah turun mencapai 80 persen atau saat ini melayani 180.000--190.000 penumpang/hari. Sementara, untuk Jawa Barat lintas Bogor sebanyak 100.000-110.000 dan lintas Bekasi/Cikarang 28.000--30.000 penumpang per hari.

    Pihaknya menerangkan sesuai koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Barat, tes swab PCR untuk mendeteksi orang dengan Covid-19 di Stasiun Bogor pada 27 April 2020 lalu telah diperoleh hasilnya. Dari sampel 325 orang pengguna KRL pada Senin pagi tersebut, hasilnya sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat yaitu ditemukan 3 orang atau kurang dari 1 persen dari pengguna yang dites hasilnya positif.

    Indikasinya, ketiga pengguna tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang sebelumnya tidak pernah mengetahui bahwa mereka positif Covid-19. Penyebaran virus ini sendiri dapat terjadi dimanapun, termasuk di lokasi kerja, di pasar-pasar, maupun kemungkinan lokasi lainnya yang didatangi para pengguna.

    Namun selama ini PT KCI tetap melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memerangi virus tersebut dengan cek suhu tubuh, wastafel di stasiun dan wajib menggunakan masker dan aturan lainnya.

    "Meski persentasenya sangat rendah, kami tetap berupaya meningkatkan berbagai upaya pencegahan terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan prokotol pencegahan Covid-19 di transportasi publik, physical distancing, dan mengendalikan kepadatan pengguna di KRL," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.