Kemenperin: Pasokan Bahan Baku IKM Makanan Sulit Didapat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gati Wibawaningsih, Direktorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia saat ditemui di konfrerensi pers Entrepreneurs Organization Womenpreneur Award (EOWA) 2020 di Gedung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu 4 Desember 2019. TEMPO/Silvy Riana Putri

    Gati Wibawaningsih, Direktorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia saat ditemui di konfrerensi pers Entrepreneurs Organization Womenpreneur Award (EOWA) 2020 di Gedung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu 4 Desember 2019. TEMPO/Silvy Riana Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi industri kecil dan menengah (IKM) makanan, terutama pasokan bahan baku dan harganya yang melonjak hingga omzet yang anjlok sampai 90 persen.

    "Data yang kami terima, yaitu pasokan bahan baku IKM makanan sulit didapat dan harganya saat ini terbilang meningkat," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 11 April 2020.

    Beberapa harga bahan baku yang melonjak antara lain kedelai dari Rp 6.700 menjadi Rp 8.500 per kilogram. Saat ini kedelai masih mudah ditemui di Pulau Jawa, tapi sulit di luar Pulau Jawa, seperti Sulawesi.

    Kemudian gula pasir, harganya naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 18 ribu per kilogram, bahkan ada yang mencapai Rp 21 ribu per kg di Kota Palu. Selain itu, ada pembatasan pembelian gula pasir maksimal 3 kilogram.

    "Jika ingin membeli kemasan bulk besar, harus di distributor dan dalam jumlah yang besar sekali," ujar Gati.

    Demikian pula dengan harga gula rafinasi, melonjak dari Rp 9.000 menjadi Rp 11 ribu per kilogram. Kemudian harga buah-buahan meningkat sekitar 20 persen, dan bahan baku susu segar naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 per liter.

    Harga jahe merah turut naik hingga melebihi 100 persen yakni dari Rp 35 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Bahkan mencapai Rp 130 ribu per kilogram di Kota Palu. Untuk harga bawang putih juga tak luput dari kenaikan harga, yakni dari Rp 35 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram.

    Gati menuturkan IKM makanan juga mengalami penurunan omzet hingga 50 persen. Bahkan ada yang anjlok hingga 90 persen.

    "Pada akhirnya, mereka menjual secara obral stok yang ada agar tidak menumpuk di gudang dan supaya mendapat pemasukan," ujar Gati.

    Selain itu, lanjut dia, pasar ekspor juga turut mengalami hambatan, karena diberlakukannya karantina atau lockdown, seperti yang terjadi pada ekspor bawang goreng Monita dari Kabupaten Kuningan ke Arab Saudi.

    Untuk itu, kata dia, IKM terus menjalankan penjualan secara online agar tetap mendapatkan pemasukan, seraya berharap agar akses pengiriman barang tetap dapat berjalan meskipun diberlakukan karantina wilayah.

    Dalam menghadapi kondisi tersebut, kata dia, IKM makanan mengharapkan sejumlah bantuan dari pemerintah, di antaranya berupa bantuan modal usaha, penundaan pembayaran kredit perbankan, stabilisasi harga bahan baku agar kembali seperti semula, dan adanya intervensi pemerintah pusat untuk menjamin ketersediaan bahan baku hingga ke daerah, terutama gula pasir.

    Selain itu, diharapkan bantuan dari pemerintah baik hibah maupun pinjaman, penundaan pembayaran iuran PDAM dan PLN, keringanan pembayaran BPJS karena karyawan dirumahkan, penundaan pembayaran pajak, hingga subsidi biaya pengiriman untuk penjualan online, terutama untuk Indonesia Bagian Timur yang mengalami kendala pada mahalnya biaya kirim.

    "IKM melakukan penggiliran jam kerja, yang berarti akan terjadi pengurangan pendapatan pegawai karena upah dibayar secara harian. Nampaknya kondisi ini berlaku di sebagian besar IKM makanan," ujar Gati.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.