Angela: Papua Bisa Jadi Destinasi Dunia dengan Investasi Hijau

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angela Tanoesoedibjo mengacungkan jempol usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019. Putri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo itu dipanggil sebagai calon wakil Menteri Pariwisata. ANTARA

    Angela Tanoesoedibjo mengacungkan jempol usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019. Putri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo itu dipanggil sebagai calon wakil Menteri Pariwisata. ANTARA

    Tempo.Co, Jakarta - Wakil Menteri Pariwisata Angela Tanoesoedibjo ingin keanekaragaman di Papua dan Papua Barat dimanfaatkan dengan memperhatikan aspek kelestariannya. Menurut Angela, salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu mengembangkan ekowisata lewat investasi hijau atau berkelanjutan.

    “Sebagai rumah dari setengah biodiversitas negeri, pengembangan ekowisata di Papua dan Papua Barat dapat membawa dampak positif, diantaranya peningkatan kehidupan masyarakat setempat,” kata Angela dalam keterangan resmi di Jakarta, 1 Maret 2020.

    Selain itu, Angela ingin potensi ekowisata dalam investasi hijau ini, digarap bersama-sama. Untuk itu, ia meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah Papua dan Papua Barat memiliki komitmen yang sama mengenai pengembangan ekowisata dan investasi hijau ini.

    Beberapa waktu lalu, proyek investasi hijau telah diluncurkan di kedua provinsi ini. Dalam pertemuan yang diadakan di Sorong, Papua, potensi investasi hijau yang diumumkan pemerintah mencapai US$ 200 juta atau setara Rp 2,8 triliun. Diperkirakan 6000 keluarga akan merasakan manfaat dari proyek ini.

    Selain itu, proyek investasi hijau ini dipastikan tidak akan melibatkan kelapa sawit lagi, tapi produk lain seperti kopi, pala, hingga kakao. Itu sebabnya, pemerintah menyebut franchise kopi asal Amerika Serikat, Starbucks, pun tertarik untuk ikut terlibat dalam proyek ini.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan konsep investasi hijau ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi di tanah Papua. Dengan masuknya investasi, kata Luhut, maka masyarakat Papua akan memulai kegiatan ekonomi. 

    Perekonomian juga diperkirakan akan tumbuh dan orang bisa mendapatkan manfaat sosial darinya. “Namun investasi yang dilakukan haruslah investasi yang ramah lingkungan," kata Luhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.