Pegadaian Gandeng Fintech untuk Bidik Pasar Pembiayaan Digital

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon pembeli tengah memilih perhiasan emas yang dijual secara dilelang di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, 6 Oktober 2017. Emas-emas yang dilelang oleh Pegadaian seluruhnya berasal dari emas yang digadaikan masyarakat. Tempo/Tony Hartawan

    Calon pembeli tengah memilih perhiasan emas yang dijual secara dilelang di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, 6 Oktober 2017. Emas-emas yang dilelang oleh Pegadaian seluruhnya berasal dari emas yang digadaikan masyarakat. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) menggandeng sejumlah perusahaan teknologi finansial atau financial technology (fintech) sebagai mitra untuk membidik pasar pembiayaan digital. Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menjelaskan hal ini dilakukan karena pihaknya tidak menilai perkembangan perusahaan fintech sebagai ancaman, melainkan sebuah peluang bisnis baru.

    "Orang selalu bilang fintech ini ancaman, tetapi saya bilang ini peluang karena (fintech)akan besar," ujar Kuswiyoto, Kamis, 13 Februari 2020. Oleh karena itu Pegadaian akan mengambil sejumlah langkah antisipasi, misalnya di tahap awal akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan fintech.

    Dengan menggandeng perusahaan teknologi finansial, Pegadaian melihat potensi pasar yang bisa digarap menjadi semakin besar. Jumlah nasabah yang saat ini sekitar 13 juta pun diyakini akan terus bertambah. Namun, Kuswiyoto tidak merinci pihak mana yang diajak sebagai mitra perseroan.

    Tak hanya itu, Pegadaian juga akan melakukan kajian lanjutan untuk membuat produk fintech sendiri. Salah satunya lewat langkah penguatan sistem informasi teknologi, serta merekrut tim ahli yang dapat mendukung rencana bisnis tersebut.

    Sepanjang tahun lalu Pegadaian membukukan laba bersih senilai Rp 3,1 triliun. Angka ini tumbuh 12 persen dibandingkan dengan 2018. Perusahaan pelat merah itu juga mencatatkan outstanding pembiayaan senilai Rp 50,4 triliun atau tumbuh 23,3 persen secara tahunan. Adapun jumlah nasabah Pegadaian tumbuh dari 10,64 juta menjadi 13,86 juta di 2019.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.