Cek Harga Bawang Putih, Satgas Pangan Sidak Pasar Palangka Raya

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menurunkan bawang putih jenis Cincau saat operasi pasar bawang putih di Pasar Johar, Semarang, 2 Juni 2017. Operasi pasar yang menjual dengan harga Rp 23 ribu/kg ini tidak diminati pedagang, karena masyakarakat kota Semarang lebih menyukai bawang putih jenis Kating. TEMPO/Budi Purwanto

    Pekerja menurunkan bawang putih jenis Cincau saat operasi pasar bawang putih di Pasar Johar, Semarang, 2 Juni 2017. Operasi pasar yang menjual dengan harga Rp 23 ribu/kg ini tidak diminati pedagang, karena masyakarakat kota Semarang lebih menyukai bawang putih jenis Kating. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Palangka Raya - Tim satgas pangan Kalimantan Tengah hari ini, Rabu 12 Februari 2020 melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar besar yang berada  Palangka Raya. Inspeksi dilakukan terutama untuk memantau harga bawang putih di pasaran.

    Tim Satgas Pangan terdiri dari Polda Kalteng, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Bank Indonesia. Kepada tim, pedagang mengaku harga bawang putih sudah mulai turun dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

    "Saya mengecer kepada pedagang Rp 40 ribu per kilogram dan mereka menjualnya kemungkinan sekitar Rp 50 ribu per kilogram," kata Tuti Karyaningsih, seorang pemasok bawang putih kepada tim Satgas Pangan.

    Untuk diketahui, hampir sepekan ini harga bawang putih di tingkat pedagang eceran melambung hingga Rp 60 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, harga bawang cukup di kisaran Rp 37 ribu per kilogram saja. "Saya dapat informasi katanya saat ini bawang putih sudah mulai masuk, jadi pasokan kita mulai aman," Tuti menambahkan.

    Hal yang sama dikatakan Jenta, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Peradangan Dan Perindustrian Kalteng. Menurut dia, berdasar informasi yang diterimanya dari Kementerian Perdagangan, dalam waktu dekat stok bawang putih milik importir juga akan dikeluarkan dari gudang. "Importir sudah diingatkan supaya segera keluarkan itu (bawang putih) karena pemerintah rencananya akan impor bawang lagi," ujarnya.

    AKBP Bayu Witjaksono, Kasub Satgas Gakkum Satgas Pangan, menyatakan kegiatan sidak seperti ini rutin dilakukan. "Ini upaya polisi untuk preventif untuk melakukan pencegahan. Apabila terjadi pelanggaran hukum kita akan melakukan penegakan hukum," ujarnya. Menurut dia, nanti polisi juga akan melakukan evaluasi kembali apakah memang ada lonjakan harga atau masih normal. 

    KARANA WW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara