Data Lahan Sawah Dirilis, Luhut: Tak Perlu Berkelahi Soal Impor

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, saat mengunjungi Kantor Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 6 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

Tempo.Co, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya meminta kementerian dan lembaga tak lagi berkelahi soal data impor beras. Pernyataan itu ia ungkapkan saat data teranyar terkait lahan baku sawah dan produksi padi 2019 dirlis.

"Kalau sudah ditata dengan baik, semestinya kita ke depan tidak perlu berkelahi soal impor beras atau lainnya," ujar Luhut di kantor Kementerian Pertanian, Selasa, 4 Februari 2020.

Sejumlah kementerian dan badan sebelumnya meluncurkan data teranyar lahan baku sawah dan produksi padi 2019 seluas 7,46 juta hektare. Data itu disusun oleh Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Pusat Statistik, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Luhut mengatakan data ini dapat menjadi rujukan untuk kementerian terkait. Khususnya, kata dia, untuk menentukan kebijakan-kebijakan ke depan, termasuk impor produk pangan.

Selanjutnya, Luhut berpendapat bahwa penggunaan big data seperti ini penting. Ia meminta sejumlah kementerian dan lembaga terkait terus bekerja sama untuk mengelola data secara komprehensif dengan memanfaatkan tekonologi yang telah berkembang.

"Tentu teknologi akan berkembang ke depan. Sekarang baru 4G, nanti 5G dan seterusnya. Marilah kita bangun teamwork," tuturnya.

Sebelumnya, data terkait impor, salah satunya impor beras, yang dirilis oleh Kementerian Pertanian kerap berbeda dengan data yang diterbitkan BPS. Perbedaan data itu mendorong pemerintah untuk membuat peta produksi beras.






Pedagang Beras Pasar Induk Cipinang Keluhkan Stok: Segera Impor, Jika Tidak Wassalam

1 jam lalu

Pedagang Beras Pasar Induk Cipinang Keluhkan Stok: Segera Impor, Jika Tidak Wassalam

Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mendesak pemerintah untuk segera melakukan impor beras.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMPJabar Naik 7,88 Persen

8 jam lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMPJabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari Menteri Luhut yang menegaskan proyek smelter nikel terbesar dunia di Pomalaa harus terus berjalan.


Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

1 hari lalu

Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

Luhut menegaskan proyek smelter nikel oleh PT Vale Indonesia Tbk di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara harus berjalan.


Terpopuler: BLT BBM Tahap 2 Cair, Tabungan Nasabah BRI Lenyap Rp 10 Juta

1 hari lalu

Terpopuler: BLT BBM Tahap 2 Cair, Tabungan Nasabah BRI Lenyap Rp 10 Juta

Berita terpopuler kemarin diwarnai isu BLT BBM, hilangnya saldo nasabah BRI, sampai Luhut yang bicara perihal kesehatan lingkungan.


Datangi Proyek HPAL di Sulawesi, Luhut Bicara soal Kepentingan dan Kesehatan Lingkungan

1 hari lalu

Datangi Proyek HPAL di Sulawesi, Luhut Bicara soal Kepentingan dan Kesehatan Lingkungan

Luhut mengklaim pemerintah selalu mementingkan kesehatan lingkungan melalui kebijakan-kebijakannya.


Terkini: Tabungan Nasabah BRI Raib, Luhut Kagumi Lanskap Tidore

1 hari lalu

Terkini: Tabungan Nasabah BRI Raib, Luhut Kagumi Lanskap Tidore

Berita tentang tabungan nasabah BRI yang raib, Luhut mengunjungi Sail Tidore 2022, hingga BLT BBM yang bakal cair paling banyak dibaca pada hari ini.


Ke Tidore, Luhut Kirim Pesan ke Istri: Mengapa RI Dikaruniai Alam Seindah Ini?

1 hari lalu

Ke Tidore, Luhut Kirim Pesan ke Istri: Mengapa RI Dikaruniai Alam Seindah Ini?

Luhut menuturkan Maluku Utara merupakan satu dari lima provinsi dengan indeks kebahagiaan tertinggi di Indonesia pada 2021.


Luhut Sebut Sail Tidore Momentum Rebranding Wisata Bahari hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

1 hari lalu

Luhut Sebut Sail Tidore Momentum Rebranding Wisata Bahari hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

Luhut menuturkan Sail Tidore menjadi kesempatan Indonesia untuk me-rebranding wisata bahari Nusantara pasca-pandemi.


Setelah Modifikasi Cuaca Berhasil di G20, Luhut Ingin RI Punya Lembaga Khusus

4 hari lalu

Setelah Modifikasi Cuaca Berhasil di G20, Luhut Ingin RI Punya Lembaga Khusus

Negara lain, seperti Thailand, kata Luhut, memiliki lembaga modifikasi cuaca yang pertanggungjawabannya langsung kepada raja.