BPS Prediksi Virus Corona Pengaruhi Jumlah Turis Cina

Reporter

Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto berbicara kepada wartawan, sesuai pemaparan Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

TEMPO.CO, Jakarta -  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memprediksi Virus Corona yang mewabah di Cina akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, mengingat kontribusi turis asal Negeri Panda ke Indonesia itu mencapai sekitar 12 persen pada 2019.

"Kalau kita lihat ada larangan kunjungan dari Pemerintah China untuk bepergian ke negara lain dan ada juga larangan dari Indonesia, pasti nanti akan berdampak. Kalau ada larangan, pasti berpengaruh," kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

Suhariyanto menyampaikan sepanjang Januari-Desember 2019, kedatangan turis asal Cina mencapai 12 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang mencapai 16,11 juta kunjungan.

Artinya terdapat 2 juta kunjungan turis asal Cina ke Indonesia sepanjang tahun lalu. Angka ini turun tipis dari 2,1 juta kunjungan pada 2018.

"Jadi 12 persen itu kan se-perdelapannya dari 16,11 juta. Pasti akan berpengaruh," kata Suhariyanto.

Pemerintah Indonesia melarang seluruh pendatang asal Cina daratan untuk memasuki Indonesia. Larangan tersebut diberlakukan seiring merebaknya wabah Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Pelarangan itu bersifat sementara. Dengan demikian, semua pendatang yang tiba dari daratan Cina dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia.

ANTARA






Pertemuan Cina dengan Liga Arab, Xi Jinping: Ini Era Baru

47 menit lalu

Pertemuan Cina dengan Liga Arab, Xi Jinping: Ini Era Baru

Presiden Xi Jinping dengan Liga Arab menggelar pertemuan tingkat tinggi di ambang tonggak baru kemitraan strategis.


Sejarah Petasan di Dunia Hingga Masuk ke Indonesia

5 jam lalu

Sejarah Petasan di Dunia Hingga Masuk ke Indonesia

Petasan sudah ditemukan sejak 200 SM di Cina. Kemudian masyarakat Cina menyebar ke seluruh dunia dan memperkenalkan tradisi petasan tersebut.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


IHSG Sesi Pertama Ditutup Lesu, Sektor Transportasi Turun Paling Dalam

2 hari lalu

IHSG Sesi Pertama Ditutup Lesu, Sektor Transportasi Turun Paling Dalam

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum terus turun di sesi pertama perdagangan hari ini. Indeks menutup sesi di level 6,825, turun 0,97 persen


Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

3 hari lalu

Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku selama ini tak pernah mempermasalahkan apakah pemerintah mengambil kebijakan impor beras atau tidak.


Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

3 hari lalu

Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

Dua sumber menyebut pada Reuters kalau Cina kemungkinan akan mengumumkan 10 poin aturan pelonggaran Covid-19 yang baru.


Produksi Tesla Model Y Dipangkas, Genjot Model 3 di Cina

3 hari lalu

Produksi Tesla Model Y Dipangkas, Genjot Model 3 di Cina

Produsen otomotif asal AS itu memotong harga mobil listrik Tesla Model 3 dan Model Y hingga 9 persen di Cina sekaligus menawarkan insentif asuransi.


Kisruh Data Beras, BPS dan Bapanas Akan Validasi ke Lapangan

3 hari lalu

Kisruh Data Beras, BPS dan Bapanas Akan Validasi ke Lapangan

BPS melihat pengelolaan pemerintah terhadap stok beras domestik dinilai belum mumpuni sehingga masih perlu dibenahi.


Mobil LIstrik Baterai BYD Cina Serbu Pasar Jepang

3 hari lalu

Mobil LIstrik Baterai BYD Cina Serbu Pasar Jepang

BYD Jepang berencana memperkenalkan dua model lagi pada akhir 2023 dengan mengandalkan lebih dari 100 dealer mobil di Jepang pada akhir 2025.