Tarif Tol Dalam Kota Berubah, Ini Alasan Golongan III-V Turun

Sejumlah pengendara motor melintas di jalur tol dalam kota Kembangan, Jakarta Barat, Kamis 2 Januari 2020. Akibat banjir di sejumlah wilayah membuat pengendara motor mengakses jalur tol untuk menghindari banjir menuju ke tempat tujuan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Badan Pengelola Jalan Tol atau BPJT akan mengubah besaran tarif Jalan Tol Dalam Kota mulai 1 Februari 2020. Perubahan itu sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1231/KPTS/M/2019 yang diterbitkan pada 31 Desember 2019 tentang penyesuaian tarif Tol pada ruas Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.

Berdasarkan aturan itu, tarif untuk kendaraan tiga golongan, yakni Golongan III, IV, dan V mengalami penurunan. Tarif kendaraan Golongan III yang semula Rp 15.500 turun tipis menjadi Rp 15 ribu.

Kemudian, tarif Golongan IV yang semula Rp 19 ribu berubah menjadi Rp 17 ribu atau turun 10,53 persen. Sedangkan tarif perjalanan untuk kendaraan Golongan V melorot dari Rp 23 ribu menjadi Rp 17 ribu atau 26,09 persen.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai operator jalan tol telah memberikan penjelasan terkait adanya penurunan yang ditujukan untuk angkutan logistik itu. Marketing and Communication Departmenet Head Jasa Marga Metropolitan Tollroad Irra Susiyanti mengatakan penurunan terjadi lantaran saat ini pemerintah hanya menggunakan tarif tiga golongan.

"Semula, pemerintah menerapkan tarif lima golongan. Golongan I, II, III, IV, dan IV. Seluruh golongan besarannya berbeda," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 30 Januari 2020.

Namun, dalam kebijakan barunya, pemerintah hanya mengelompokkan tarif menjadi tiga golongan. Di antaranya Golongan I dan II, Golongan III, serta Golongan IV dan V.

"Golongan III ini satu setengah kali tarif Golongan I dan II. Lalu Golongan IV dan V ini dua kali Golongan I dan II. Kalau diakumulasikan, ada penurunan untuk Golongan III, IV, dan V," ucapnya.

Dalam keterangan sebelumnya, pemerintah mengubah tarif ruas jalan tol karena alasan penyesuaian inflasi. Pengaruh laju inflasi akan mengubah tarif jalan tol selama dua tahun sekali seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 dengan perubahan pada PP Nomor 30 Tahun 2017.

Selain menyebabkan penurunan, perubahan tarif ini berdampak menyebabkan kenaikan pada kendaraan golongan I, dan II. Kendaraan Golongan I naik dari semula Rp 9.500 menjadi Rp 10 ribu. Sedangkan Golongan II naik cukup signifikan dari semula Rp 11.500 menjadi Rp 15 ribu. 






Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol, Menteri PUPR: Belum Ada Pengajuan

47 hari lalu

Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol, Menteri PUPR: Belum Ada Pengajuan

Basuki juga belum memutuskan apakah akan ada kenaikan tarif jalan tol hingga akhir tahun nanti atau tidak.


YLKI Anggap Pemerintah Belum Layak Naikkan Tarif Jalan Tol

50 hari lalu

YLKI Anggap Pemerintah Belum Layak Naikkan Tarif Jalan Tol

Secara hukum, kenaikkan tarif jalan tol diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.


Kenaikan Tarif Jalan Tol Diumumkan Besok, Ada Puluhan Tol?

52 hari lalu

Kenaikan Tarif Jalan Tol Diumumkan Besok, Ada Puluhan Tol?

PUPR melaporkan progres penyesuaian tarif tol baru masih menunggu amandemen Penandatanganan Amandemen Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) diteken.


Anggota DPR Sebut Kenaikan Tarif Jalan Tol Akan Membuat Inflasi Lebih Tinggi

23 September 2022

Anggota DPR Sebut Kenaikan Tarif Jalan Tol Akan Membuat Inflasi Lebih Tinggi

Angka inflasi diprediksi semakin tinggi karena kenaikan tarif tol akan menjadi tambahan beban masyarakat


Ada Pemeliharaan Jalan Tol Dalam Kota dan Soedijatmo hingga 25 September, Hati-hati

20 September 2022

Ada Pemeliharaan Jalan Tol Dalam Kota dan Soedijatmo hingga 25 September, Hati-hati

Pemeliharaan jalan Tol Dalam Kota dan Soedijatmo sampai 25 September 2022.


Penabrak Lansia di Jalan Tol hingga Terjatuh ke Kali Grogol Jadi Tersangka

12 September 2022

Penabrak Lansia di Jalan Tol hingga Terjatuh ke Kali Grogol Jadi Tersangka

Seorang lansia tertabrak saat sedang memperbaiki mobilnya di bahu jalan tol dalam kota. Ia terpental hingga jatuh ke Kali Grogol dan tewas


Korban Kecelakaan Tol Dalam Kota yang Tenggelam di Kali Grogol Ditemukan Tewas

10 September 2022

Korban Kecelakaan Tol Dalam Kota yang Tenggelam di Kali Grogol Ditemukan Tewas

Korban kecelakaan yang jatuh ke Kali Grogol ditemukan tewas.


Pengemudi Mobil Terjatuh dari Jalan Layang Tol Dalam Kota Lalu Tercebur ke Kali Grogol

10 September 2022

Pengemudi Mobil Terjatuh dari Jalan Layang Tol Dalam Kota Lalu Tercebur ke Kali Grogol

Korban ditabrak saat sedang memperbaki mobil. Lalu terpental dan tercebur ke Kali Grogol. Hingga tadi malam masih dalam pencarian.


Pengemudi Arogan Tabrak 2 Polisi di Tol Pancoran, Pakai Pelat RFH Palsu dari Beli Online

7 Agustus 2022

Pengemudi Arogan Tabrak 2 Polisi di Tol Pancoran, Pakai Pelat RFH Palsu dari Beli Online

Kompol Edy Purwanto mengatakan pengemudi arogan menggunakan pelat RFH palsu yang didapat dengan membeli secara online.


Kronologi Moge Paspampres Tabrak Bus di Tol Dalam Kota, Pengendara Diduga Hilang Kendali

13 Juli 2022

Kronologi Moge Paspampres Tabrak Bus di Tol Dalam Kota, Pengendara Diduga Hilang Kendali

Motor gede milik Paspampres terlibat kecelakaan dengan bus di Tol Dalam Kota, tepatnya di KM 05, Tegal Parang, Jakarta Selatan, kemarin sore.